Politik

Sejumlah Tokoh Bulungan Tertarik Jalur Independen

Komisioner KPU Bulungan Mahdi E Paokuma saat memberikan penjelasan soal calon perseorangan. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020 tengah berlangsung. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 16 Tahun 2019 perubahan atas PKPU 15/2019 tentang Tahapan, disebutkan mulai hari ini (3 Desember) sampai 16 Desember 2019 merupakan tahapan pengumuman persyaratan calon perseorangan. Demikian dikatakan Komisioner KPU Bulungan Divisi Teknis Penyelenggara Mahdi E Paokuma.

Ia mengatakan, sebelumnya juga telah dilaksanakan pengumuman syarat minimal untuk dukungan calon perseorangan. “Tahapan persoerangan sudah dimulai sejak Oktober dengan tahapan penetapan syarat minimal dukungan. Untuk itu kita ingatkan kembali bahwa PKPU 16 ini, ada perubahan untuk pengumuman persyaratan calon perseorangan yag sebelumnya pada 25 November diubah menjadi 3 Desember,” katanya, Senin (2/12/2019).

Adapun waktu penyerahan, lanjutnya, yakni pada 19-23 Februari 2020 mendatang. Selama lima hari proses penerimaan penyerahan syarat dukungan, ia menyebutkan, empat hari pertama KPU buka sejak Pukul 08.00 Wita sampai 16.00 Wita. “Tapi pada hari kelima kita buka sampai Pukul 24.00 Wita,” sebutnya.

Ditanya soal potensi adanya calon perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Bulungan, Mahdi mengatakan kepastiannya pada saat proses pendaftaran. Namun ia tidak memungkiri, sejauh ini ada banyak pihak yang melakukan konsultasi kepada KPU secara langsung.

“Yang datang konsultasi terkait calon perseorangan adalah dari tokoh masyarakat. Ada juga dari tokoh pemuda. Ada juga beberapa yang mengaku dari tim. Termasuk ada juga orang parpol. Kita intinya berharap siapapun dia (maju perseorangan) tetap harus mengikuti mekanisme yang ada,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap terhadap calon peserta dalam pesta demokrasi mendatang benar-benar menyiapkan setiap persyaratan yang ditentukan. Khususnya bagi yang menepuh jalur perseorangan, akan dimintai penyerahan sejumlah dokumen.

“Yang diserahkan itu ada formulit B.1-KWK, kemudian B.1.1-KWK yang merupakan formulir rekapan dari B.1-KWK. Termasuk juga formulir yang diserahkan kepada kami ada B.2-KWK. Termasuk kami juga ingin sampaikan, soal syarat dukungan selain gunakan KTP elektronik, suket (surat keterangan) juga berlaku,” ungkapnya. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Hariadi