Headline

Sebelum SKD CPNS, Panselda Akan Melakukan Pertemuan

Kepala BKD Kaltara Burhanuddin tampak berbincang bersama tim verifikasi dari RSUD Tarakan sebelum kembali, kemarin. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Proses pendaftaran dan penyerahan berkas pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2019 telah selesai. Sesuai jadwal yang ditentukan, pendaftaran buka pada 14-28 November 2019. Sedangkan penerimaan berkas diperpanjang sampai Minggu (1/12/2019), untuk mengakomodir semua pendaftar yang menyelesaikan tahapan di akun SSCASN.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara Burhanuddin mengatakan, tahapan perekrutan calon abdi negara hingga selesainya pendaftaran berjalan lancar. Meski ada beberapa kendala, pihaknya dapat menyelesaikan dengan baik.

“Terkait evaluasi, sebagian memang ada komplain. Itu biasa, soal syarat dan ketentuan. Sebatas meminta kejelasan. Dan soal kejelasan tersebut tidak semua kewenangan ada di kami. Ada pemangku kepentingannya sesuai dengan kewenangannya tersebut. Dan itu sudah kami jelaskan pula,” ujarnya, Senin (2/12/2019).

Ke depan, sebagai panitia seleksi daerah (panselda), BKD bakal mempersiapkan untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Burhanuddin menyebutkan, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak terkait terlebih dahulu.

“Intinya untuk pendaftaran sudah tidak ada masalah. Persiapan SKD yang rencananya pada Februari 2020, kami akan undang lagi semua pihak untuk memastikan supaya dalam penyelenggaraan tidak ada kendala signifikan. Termasuk pihak BKN jika diperlukan,” katanya.

Untuk diketahui, berdasarkan data terakhir yang diberikan BKD Kaltara, dari sebanyak 6.228 pelamar yang memiliki akun di SSCASN, sebanyak 6.003 pelamar yang menyelesaikan pendaftaran online. Adapun proses penyerahan berkas berdasarkan data rekap pada 2 Desember, sudah diterima berkas sebanyak 5.463. “Terbagi atas 1.433 tenaga kesehatan dan  4.030 tenaga teknis,” sebutnya.

Sementara itu, hingga kemarin, tim di BKD Kaltara masih terus melakukan verifikasi berkas masuk. Kepala BKD mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah berkas yang terverifikasi, dan formasi yang tidak terisi. Hanya saja dipastikan, dari 300 kuota formasi, ada sejumlah posisi yang kosong.

“Yang pasti tenaga dokter spesialis disiapkan 25 formasi. Informasinya yang mendaftar hanya ada dua orang. Artinya 23 formasi kosong. Namun untuk posisi lainnya, kita masih menunggu rekapnya,” ungkapnya. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Nurul Lamunsari