Politik

Satu Bakal Paslon Daftar Perseorangan

Komisioner KPU Bulungan Mahdi E Paokuma mengungkapkan, sejauh ini terdapat satu bakal paslon daftar perseorangan. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020 tengah berlangsung. Sejak awal tahun ini, bagi bakal pasangan calon (paslon) yang hendak mendaftar melalui jalur perseorangan, sudah dapat mengumpulkan syarat dukungannya.

Di Kabupaten Bulungan, dari sejumlah pihak yang telah berkomunikasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), diketahui terdapat satu bakal paslon yang telah mendaftar. Hal itu diakui oleh Komisioner KPU Bulungan Divisi Teknis Penyelenggara, Mahdi E Paokuma.

“Sejauh ini sudah ada satu (bakal) pasangan calon. Inisialnya F berpasangan dengan M. Mereka sudah menyerahkan LO (penghubung) dan operator. Karena berdasarkan amanah PKPU, dalam mengumpulkan dukungan (perseorangan), berhubungan dengan Silon (Sistem Informasi Pencalonan). Maka harus serahkan operator untuk input dukungan ke Silon,” jelasnya.

Untuk diketahui, bagi paslon yang akan menempuh jalur perseorangan, minimal mengumpulkan 9.564 dukungan. Selain itu, untuk menjadi salah satu peserta dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bulungan jalur independen, dukungan tersebut setidaknya tersebar di enam dari 10 kecamatan.

“Sejauh ini, mereka terus mengumpulkan dukungan yang di-upload ke Aplikasi Silon,” sebutnya.

Selain pasangan F dan M, Mahdi juga mengungkapkan masih ada pihak lain yang berkomunikasi terkait jalur perseorangan. Hanya saja, sejauh ini baru satu pasangan yang secara resmi daftarkan LO dan operatornya. Sementara yang lainnya, sebatas konsultasi melalui layanan helpdesk KPU Bulungan.

“Ada yang lain juga komunikasi via telepon. Secara aturan kita menunggu surat mandat menunjuk LO dan operator untuk meng-input dukungan ke dalam Silon. Kalau yang satu pasang ini memang sudah pasti serahkan LO dan operatornya,” bebernya.

Disinggung soal batas waktu bakal pasangan calon masih bisa memilih jalur partai politik, meski sudah kumpulkan dukungan perseorangan. Mahdi mengatakan, setidaknya paslon punya waktu hingga proses verifikasi administrasi.

“Prosesnya kalau sudah daftar di perseorangan, sampai pada tahapan vermin (verifikasi administrasi). Masa penyerahan selama lima hari, kemudian lanjut vermin. Maka saat itu tidak boleh lagi pindah (jalur parpol),” terangnya. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Hariadi