Hukum Kriminal

Rumah Jadi Lokasi Pesta Sabu, AN Ditangkap Polisi

Foto: Ilustrasi/Internet

TARAKAN, Koran Kaltara – Sering menjadikan rumahnya sebagai tempat pesta sabu, seorang warga Jalan Anua, RT. 2, Kelurahan Juata Laut berinisial AN terpaksa berurusan dengan anggota Sat Reskoba Polres Tarakan. AN ditangkap di rumahnya, 6 Juli lalu sekira pukul 19.00 Wita.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kaur Bin Ops Sat Reskoba, Ipda Raja Taufik mengatakan, saat penangkapan, kondisi rumah sedang dalam keadaan kosong dan hanya AN sendiri. Namun, ditemukan satu poket berisi 0,17 gram sabu di rumahnya.

“Kita dapat informasi rumah AN ini sedang dijadikan tempat pesta sabu. Sempat kita intai cukup lama, namun waktu kami lakukan penggerebekan ternyata AN cuma sendiri di dalam rumahnya,” katanya, dikonfirmasi Kamis (11/7/2019).

Setelah memastikan ada AN dan diamankan di dalam rumah, tim opsnal langsung melakukan pemanggilan kepada Ketua RT setempat, sebelum dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan rumah.

“Dari penggeledahan ini, ditemukan barang bukti satu bungkus plastik bening yang berisi sabu,” tuturnya.

Ditemukan juga plastik bekas pembungkus sabu yang dibungkus dengan satu lembar kertas aluminium foil warna silver, diselipkan di pinggang sebelah kanan, satu buah alat bong lengkap dengan pipet kaca.

“Semua barang bukti ini kami temukan di dalam rumah AN. Selanjutnya AN kami bawa ke Polres, beserta barang bukti lainnya ke Polres Tarakan. AN kami kenakan pasal 112 ayat 1 junto pasal 114 ayat 1 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tegas Ipda Raja.

Sebelumnya, Sat Reskoba juga mengamankan HM alias Anca beserta barang bukti satu bungkus plastik berisi sabu dengan total berat  28,03  gram. Tiga plastik bekas sabu, penjepit besi, timbangan digital dan HP.

“HM ini sering transaksi jual beli sabu di rumahnya, di Jalan Selumit Pantai. Memang sudah sangat meresahkan masyarakat, karena pembeli bolak balik datang kerumahnya. Jadi, laporan masyarakat ini langsung kami tindak lanjuti dan melakukan penyelidikan. Akhirnya, HM kami amankan di rumahnya bersama barang bukti sabu,” ungkapnya.

HM pun dijerat dengan pasal 112 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2 Undang undang No.35 tahun 2009 tentang narkotika. “Ancamannya maksimal 20 tahun penjara,” tegasnya. (*)

Reporter : Sahida

Editor : Hariadi