Hukum Kriminal

Residivis Curanmor  Keok di Tangan Polisi

KEOK: Pelaku residivis curanmor yang berhasil diamankan kepolisian. (Foto : Istimewa)
  • Kerap Beraksi di Wilayah Kaltara, Ada 20 TKP di Bulungan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Seorang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang kerap beraksi di wilayah Kaltara, akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Sat Reskrim Polres Bulungan.

Pelaku pencurian motor (curanmor) yang diketahui berinisial Z itu diamankan di Jalan Manggis, Tanjung Selor, Bulungan pada Minggu (6/10/2019) lalu.

Kapolres Bulungan, AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Kanit Resum Sat Reskrim, IPDA Bernard FP Siregar mengatakan, penangkapan terhadap Z berawal ketika pihaknya meningkatkan intensitas patroli.

Lanjut Bernard, saat melakukan patroli, pihaknya mendapatkan informasi telah terjadi aksi pencurian. Mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Tiba di TKP, pihaknya langsung melakukan patroli di jalan-jalan kecil yang ada di Jalan Manggis. Saat dilakukan patroli, kepolisian akhirnya menemukan Z yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor. Tak perlu menunggu lama, kepolisian langsung melakukan penangkapan dan menginterogasi pelaku terkait aksi yang dilakukannya.

“Saat kita introgasi, dia (Z) langsung mengakui perbuatannya kalau dia yang telah melakukan pencurian di Jalan Manggis itu,” kata Bernard saat dikonfirmasi Koran Kaltara, Selasa (8/10/2019).

Hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan pihak kepolisian, Z memang merupakan pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Kaltara. Khusus untuk di Kabupaten Bulungan sendiri, Z mengaku telah melakukan pencurian di 20 TKP berbeda.

Namun, pihak kepolisian menduga masih ada TKP lain diluar Kabupaten Bulungan tempat pelaku menjalankan aksinya. Karena, dari hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya bersama dengan jajaran Sat Reskrim di wilayah hukum Polda Kaltara, juga banyak menerima laporan dengan kasus yang hampir sama. Sedangkan hasil pencurian, dijual ke daerah lainnya.

“Jadi, ketika misalnya dia beraksi di Bulungan pasti dia jualnya di luar daerah. Bisa saja di Malinau, Nunukan atau daerah lain. Yang jelas, dia kerap beraksi itu di seputaran wilayah Kaltara saja,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan, pihak kepolisian masih akan terus melakukan pengambangan atas kasus tersebut. Karena, dari pengakuan Z, jika aksi yang dilakukannya ternyata dibantu oleh rekannya yang saat ini masih buron.

Selain mengamankan sepeda motor hasil curian pelaku, beberapa barang bukti juga turut diamankan di antaranya adalah, satu kunci busi obeng, garpu modifikasi, kunci 12, tas warna loreng coklat dan uang sebesar Rp300 ribu.

“Kita masih akan kembangkan lagi. Beberapa barang bukti lainnya masih kita kumpulkan. Rekannya juga sudah masuk DPO (daftar pencarian orang) kita,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ramlan
Editor : Hariadi