Ekonomi Bisnis

Ratusan Ribu Pak Rokok Singapura Transit di Kaltara

Foto: Ilustrasi/Internet
  • Tujuan Ekspor ke Filipina

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kepala Bidang Statistik Distribusi pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara, Panca Oktianti menyampaikan, ratusan ribu pak rokok dari Singapura masuk ke Kaltara melalui skema perdagangan impor di September 2019. Secara nominal, nilainya mencapai USD1,73 juta. Atau setara Rp24,33 miliar (Mengacu Kurs Tengah BI 1/11 : Rp14.065).

Dijelaskan Panca, rokok yang masuk ke Kaltara hanya bersifat transit saja. Atau tidak diedarkan untuk menyasar konsumen dalam daerah. “Komoditi tembakau dan tembakau dipabrikasi dari Singapura ini, masuk melalui Nunukan untuk dibawa ke Filiphina,” kata Panca saat Pers Rilis BPS Kaltara, Jumat (1/11/2019).

Kendati hanya transit, rokok yang masuk ke Kaltara tetap memberi efek positif terhadap perekonomian daerah. Meskipun setidaknya hanya untuk pengusaha atau importir sebagai pelaku usaha.

“Kaltara tetap mendapat keuntungan terhadap perekonomian daerah, terutama dari sisi pelaku ekonomi langsungnya,” jelas Panca.

Secara umum, impor Kaltara pada September 2019 mengalami peningkatan sebesar 4,03 persen dibanding Agustus 2019. Yaitu dari USD1,85 juta menjadi USD1,93 juta. Seluruhnya berasal dari komoditi barang non migas.

Peningkatan nilai impor pada September 2019, disebabkan oleh peningkatan nilai impor komoditi barang hasil Industri sebesar 4,30 persen. Yaitu dari USD1,76 juta menjadi USD1,84 juta di Agustus 2019. Adapun komoditi hasil pertanian tidak melakukan transaksi di Agustus 2019.

Secara kumulatif, nilai impor Kaltara periode Januari – September 2019 mencapai USD49,28 juta. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018, diketahui terjadi penurunan sebesar 29,76 persen.(*)

Reporter : Agung Riyanto

Editor : Rifat Munisa