Malinau

Ratusan PNS Malinau Lakukan Gerakan Bersih Sampah

Ratusan PNS dan tenaga kebersihan DLH melakukan gerakan bersih sampah plastik di seputaran Desa Malinau Kota, Jumat (21/2/2020) pagi. (foto: Sulaiman/Koran Kaltara)
  • Setiap Hari Volume Sampah Capai 25 Ton

MALINAU, Koran Kaltara – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melakukan gerakan bersih sampah plastik, pada Jumat (21/2/2020) pagi. Gerakan bersih sampah ini, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tanggal 20 Februari.

Dari pantauan Koran Kaltara di lapangan, sekitar pukul 08.00 WITA, ratusan pegawai menyusuri pelabuhan speedboat hingga perempatan lampu merah, Jalan Penambehan Desa Malinau Kotadan di ruas Jalan Tanjung Belimbing Desa Malinau Hulu.

Uniknya, didalam aksi gerakan bersih sampah plastik ini, sejumlah petugas kebersihan menggunakan rompi kardus beragam tulisan. Diantaranya, ‘Sampahku Tanggungjawabku’, ‘Malu Dong Buang Sampah Sembarang’, ‘Ingat Buang Sampah Jam 17.00 WITA sampai 04.00 WITA.

Tidak hanya tulisan, salah seorang pegawai Dinas Lingkungan Hidup menggunakan atribut terbuat dari karung bekas dan helm berhiaskan bola bulu tangkis, sambil berjalan memunggut sampah plastik di sepanjang jalan tersebut.

“Kita mengajak seluruh OPD dan stakeholder turun kerja bakti secara massal pada hari ini (Jumat,red). Apalagi hari Jumat merupakan dari program RT Bersih,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan B3 DLH Malinau Wahap Ardani, Jumat (21/2/2020).

Menurut dia, volume sampah di TPA Sempayang Malinau setiap harinya mencapai 25 ton. “Volume sampah ini cukup tinggi untuk tingkat Kabupaten. Karena itu, bagaimana bisa mengurangi volume sampah ini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa paling banyak menyumbang volume sampah di Kecamatan Malinau Kota sebesar 14 ton perharinya. Sedangkan Kecamatan Malinau Utara berkisar 3,8 ton, Kecamatan Malinau Barat 3,2 ton dan Kecamatan Mentarang 1,8 ton perharinya.

“Rekornya itu ada di Malinau Kota. Karena memang pusat perbelanjaan di Malinau Kota,” jelasnya.

Menurut dia, budaya masyarakat membuang sampah ke tong sampah cukup membaik. Hanya saja, disiplin waktu yang belum.

“Kedepannya, kami berencana di masing-masing desa setiap jam 12 siang ke atas, tong-tong sampah di pinggir jalan itu, Ketua RT wajib menyimpannya dulu. Setelah jam 17 wita, baru dikeluarkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sulaiman

Editor: Sobirin