Bulungan

Ratusan Penumpang Sesaki Pelabuhan Kayan II

Tampak penumpang yang bersiap untuk menaiki speedboat jurusan Tanjung Selor – Tarakan. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara - Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 yang bersamaan dengan masa libur sekolah, dipergunakan masyarakat untuk berlibur dan mengunjungi sanak keluarga. Hal ini terlihat, di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor yang setiap harinya hampir ratusan calon penumpang yang memadati pelabuhan itu. Kebanyakan penumpang dengan tujuan Kota Tarakan dan daerah lainnya. Menurut Kepala…

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 yang bersamaan dengan masa libur sekolah, dipergunakan masyarakat untuk berlibur dan mengunjungi sanak keluarga. Hal ini terlihat, di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor yang setiap harinya hampir ratusan calon penumpang yang memadati pelabuhan itu. Kebanyakan penumpang dengan tujuan Kota Tarakan dan daerah lainnya.

Menurut Kepala Pos Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor Mulyono, hampir rata-rata penumpang yang memadati pelabuhan tersebut merupakan warga yang berasal dari luar Bulungan. Bahkan, beberapa penumpang juga merupakan warga Kabupaten Berau, Kaltim yang memanfaatkan masa libur pada momen Natal dan Tahun Baru.

“Setiap hari itu, semua seat (tempat duduk penumpang) di speedboat penuh. Dalam setiap hari itu, kami perkirakan ada sekitar 500 sampai 600 penumpang,” katanya kepada Koran Kaltara.

Mulyono mengungkapkan, lonjakan penumpang masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. Itu disebabkan, perayaan Natal dan Tahun Baru ini bertepatan dengan musim libur sekolah. Sehingga banyak yang memanfaatkan momen itu dengan berlibut.

Ditambah lagi, speedboat merupakan satu-satunya moda transportasi warga untuk menuju Kota Tarakan dan beberapa daerah lainnya. Mulyono juga mengungkapkan, penumpang debarkasi atau turun sebanding dengan penumpang yang embarkasi atau datang.

“Antara yang meninggalkan dan datang, itu seimbang saja. Semua seat speedboat penuh. Walaupun sebenarnya ada kelonjakan penumpang, kami tidak siapkan armada tambahan. Dengan 25 armada saat ini, kami kira sudah cukup. Sampai saat ini juga, tidak ada kendala yang kami hadapi,” jelasnya.

Sementara itu, demi memastikan persiapan arus mudik, Mabes Polri langsung mengutus Was Ops, Brigjen Pol Rafli untuk melakukan pemantauan di beberapa Pos arus mudik termasuk pelabuhan Kayan II.

Menurut dia, semua unsur dan stakeholder bekerjasama untuk menyukseskan operasi Lilin agar tidak terjadi lagi kecelakaan speedboat seperti sebelum-sebelumnya. Ditambah lagi, awal tahun 2018 lalu kejadian naas terjadi di wilayah Bulungan kecelakaan speedboat yang menyebabkan 8 orang meninggal secara seketika.

“Kita perlu waspada segala sesuatu yang akan terjadi. Pengamanan Natal dan Tahun Baru ini, harus selalu di antisipasi hal kemungkinan yang terjadi. Kalau awal tahun 2018 ada kecelakaan speedboat, tidak terulang lagi nanti,” katanya.

Ia juga menekankan, harga tiket jangan sampai melonjak apalagi digawangi oleh calo. Kemudian keselamatan menjadi nomor satu menjadi perhatian petugas termasuk para pemilik speedboat. Dengan kondisi itu diharapkan, perayaan Natal dan Tahun Baru di Kaltara ini bisa berjalan aman dan tetap kondusif.

“Saya rasa, selama tinjauan kami, semuanya sudah siap. Sinergitas seperti ini yang kita butuhkan, untuk menghindari hal-hal yang terjadi. Kita berharap Kaltara ini bisa aman dan terus tertib,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Edy Nugroho

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 26 Desember 2018