Headline

Ratusan Karung Rombengan Dicegah di Perbatasan

Pakaian bekas ilegal yang diamankan Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang di perbatasan, Nunukan, Selasa (9/7/2019) malam. (Foto: Istimewa)
  • Tak Kantongi Dokumen, Barang Akan Dibawa ke Balikpapan

NUNUKAN, Koran Kaltara –  Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang, menggagalkan ratusan karung pakaian rombengan asal Malaysia, sekira Pukul 23.00 WITA, Selasa (9/7/2019). Selain rombengan, petugas juga mengamankan karpet yang tidak memiliki dokumen dan diangkut menggunakan truk berkapasitas 16 ton yang melintas di Pos Salang, kecamatan Sebuku.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang, Mayor Infanteri Ronald Wahyudi mengatakan, penangkapan berawal dari kecurigaan personel pos Salang terhadap truk yang melintas dengan muatan tertutup terpal. Kecurigaan ini membuat pihaknya terpaksa menghentikan jalannya truk.

Namun setelah dihentikan untuk pemeriksaan oleh Danpos Letnan Dua Infanteri Masrianto, ternyata sang pengemudi yang ditemani seorang kernetnya tidak dapat menunjukkan surat. Dalam truk didapati pakaian bekas.

“Jadi kita hitung, ada sekitar 199 bal atau karung. Ada juga karpet yang berasal dari daerah Malaysia. Setelah itu,  Dan-SSK 3 Kapten Inf Adi Setiadi Nugroho langsung melaporkan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Pos Tembalang,” ungkapnya.

Petugas pun melakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap sopir truk tersebut. Alhasil, dari pengakuan sopir ternyata barang-barang yang diduga ilegal ini rencananya akan dikirim ke Kota Balikpapan.

“Untuk saat ini kendaraan jenis truk beserta pengemudi masih diamankan di Pos Tembalang. Nantinya, kita akan serahkan kepada pihak kepolisian dan Bea Cukai setempat. Begitu juga dengan dua orang yang kita amankan, dari sopir maupun kernet akan kita serahkan ke pihak berwajib,” pungkasnya.(*)

Reporter : Asrin

Editor : Nurul Lamunsari