Headline

Puluhan ASN Terjaring Razia

Tampat Satpol PP saat mendapati ASN yang sedang berada di warung, pada Selasa (11/6/2019) kemarin. (Foto : Humasprov untuk Koran Kaltara)
  • Sanusi Sebut Akan ada Razia Lanjutan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Sebagai bentuk penegakan disiplin pegawai, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan razia dadakan, Selasa (11/6/2019). Penertiban tersebut menyasar ASN yang berada di luar kantor seperti warung makan dan warung kopi di sekitar Kota Tanjung Selor. Alhasil, puluhan abdi negara kedapatan berada di warung saat jam kerja.

Mereka yang terjaring razia tertangkap di beberapa lokasi berbeda. Berdasarkan informasi yang dihimpun media, beberapa di antaranya sempat membubarkan diri saat melihat tim Pol PP hendak melakukan razia.

Satpol PP bersama instansi terkait yakni Dinas Perhubungan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta Inspektorat dan Biro Pemerintahan membagi tim menjadi 4 bagian dengan 14 titik berbeda. Dari sejumlah titik warung yang didatangi, beberapa di antaranya masih tutup (libur) sehingga tim tidak menemukan adanya ASN maupun PTT. Namun di titik lain, tim gabungan menemukan setidaknya 32 orang yang diduga merupakan PNS dan beberapa PTT. Beberapa di antaranya merupakan pegawai satker salah satu kementerian.

“Masih ada warung yang tutup. Tadi ada juga kami dapat kabur saat kami baru tiba di lokasi. Sisanya ada tim yang menemukan pegawai satker,” ungkap salah satu personel Satpol PP.

Ditemui media, Plt Kepala Satpol PP Provinsi Kaltara Sanusi membenarkan adanya razia dadakan. Ia mengatakan, sidak tersebut merupakan pembinaan untuk penegakan disiplin sekaligus bagian dari pengawasan pegawai. Terlebih setelah libur panjang Lebaran beberapa waktu lalu, diharapkan para pegawai, khususnya di lingkup Pemprov Kaltara lebih meningkatkan disiplin dan semangat kerjanya.

“Arahan Bapak Gubernur sudah jelas. Masa libur sudah selesai, dan laksanakan tugas sebaik-baiknya. Ini adalah tindak lanjut dari apa yang disampaikan Gubernur pada apel Senin kemarin,” kata Sanusi, Selasa (11/6/2019).

Terhadap ASN yang kedapatan di warung  akan didata untuk langkah selanjutnya. Pria yang juga Asisten I Setprov Kaltara ini menegaskan, pihaknya memastikan hasil razia akan disampaikan langsung kepada Gubernur sebagai laporan. “Kita surati Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing dengan tembusan Gubernur sebagai laporan,” ujarnya.

Adapun razia yang dilakukan tidak akan berhenti. “Nanti menunggu perintah saja dan sifatnya dadakan. Kita bekerja sama dengan Satpol PP Bulungan sehingga nantinya siapapun yang terjaring, baik kabupaten maupun provinsi kita akan tindak. Nanti sanksinya sesuai mekanisme yang ada. kalau ASN kabupaten mereka yang memberikan sanksi,” terangnya.

Sementara itu, ia mengatakan sejauh ini tingkat disiplin pegawai di Pemprov Kaltara lumayan baik. Saat kerja mereka melaksanakan tugasnya. Namun, hal tersebut tetap harus diawasi. “Kita tidak boleh lengah. Masalah disiplin ini kadang bisa dilanggar. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penyegaran disiplin, salah satunya dengan sidak (razia),” pungkasnya.(*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Nurul Lamunsari