Tana Tidung

Perusahaan Bagikan Selebaran Waspada Corona

Foto: Ilustrasi/Internet

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Bencana non alam berupa virus corona sudah sangat menyebar ke seluruh dunia, Di Indonesia sendiri jumlah korban yang terkena virus corona yang disebut juga corona virus disease 2019 (COVID-19) semakin meningkat setiap harinya sehingga setiap daerah terutama di Kabupaten Tana Tidung (KTT), semua pihak termasuk pihak perusahaan pun turut melakukan imbauan kepada masyarakat secara langsung guna tindakan antisipasi pencegahan penyebaran corona di KTT ini.

Imbauan kepada masyarakat secara langsung dilakukan oleh PT TUM yang notabene salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit dan beroperasi di Kecamatan Sesayap Hilir, menggandeng Federasi Serikat Buruh KTT membagikan selebaran kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sesayap Hilir, tepatnya di Desa Sepala Induk dan Desa Sepala Dalung, Desa Sesayap pada Selasa (24/3/2020) lalu.

“Bersama dengan pihak perusahaan, kami membagikan selebaran terkait imbauan kepada masyarakat agar melakukan berbagai tindakan antisipasi pencegahan penyebaran corona yang menjadi momok menakutkan dan hal yang paling dikhawatirkan oleh seluruh masyarakat dan sambutan masyarakat sangat positif, kita berharap masyarakat KTT akan aman-aman saja,” ujar Ketua Federasi Serikat Buruh KTT, Agus M, Rabu (25/3/2020) kemarin.

Menurut dia, PT TUM yang mempekerjakan sekitar 2.500-3.000 karyawan ini juga mensosialisasikan agar karyawan membiasakan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mencuci tangan sebelum dan sesudah bekerja atau melakukan kegiatan serta melakukan berbagai cara menghindari terjadinya penyebaran virus berbahaya tersebut.

“Kami sendiri tetap melakukan pengawasan kepada perusahaan yang ada di KTT, dan dari pihak perusahaan tak segan bergandeng tangan turun ke masyarakat secara langsung, karena virus corona ini membahayakan sehingga perlu ada pemahaman yang lebih mendalam bagaimana caranya supaya masyarakat bisa menerapkan berbagai cara mengatasi persoalan pandemic corona ini,” urai dia. (*)

Reporter: Hanifah

Editor: Nurul Lamunsari