Kaltara

Penyidik Segera Terima Hasil Uji Labfor Kebakaran Pasar Batu

Lokasi Kebakaran di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok sudah bisa dibangun kembali oleh pemilik lahan. (Foto : Dokumen/Koran Kaltara)

TARAKAN, Koran Kaltara – Penyebab kebakaran di Pasar Batu, Kelurahan Sebengkok Tarakan, segera terungkap. Pekan ini direncanakan hasil uji Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri akan selesai. Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kanit Resum Ipda Dien F Romadhoni menuturkan, hasil tes ini nanti yang akan menentukan apakah akan melanjutkan ke tingkat penyidikan.

“Butuh waktu untuk hasil uji labfor ini sampai ke tangan kita, karena harus mengambil di Surabaya dulu,” ujarnya, dikonfirmasi Kamis (13/2/2020).

Hasil uji labfor dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ini, kata Dien untuk mengetahui apakah ada dugaan tindak pidana, unsur pidana dalam kebakaran tersebut. Dalam penyelidikan kasus ini, sedikitnya sudah ada sekitar 7 hingga 10 orang saksi yang dimintai keterangan.

Saksi yang sudah dimintai keterangan, termasuk penyewa bernama Nur yang rumahnya diduga lokasi titik awal api. “Ibu Nur, kita kenakan wajib lapor setiap Senin dan Kamis. Jadi, beliau (Nur) tidak boleh keluar kota dulu,” ungkapnya.

Dien mengaku dalam penyelidikan ini belum bisa menyimpulkan ada unsur kelalaian dari kebakaran tersebut. Termasuk memastikan, apakah benar rumah yang disewa Nur ini merupakan titik awal api sebelum menyebar.  “Ini kan belum ada hasilnya yang keluar. Kita belum bisa menduga-duga juga. Karena takut melangkahi hasil labfor,” tuturnya.

Perwira berpangkat balok satu ini menambahkan, setelah hasil labfor keluar kemungkinan tidak ada saksi lagi yang akan dimintai keterangan. Termasuk saksi yang berkapasitas sebagai ahli dalam kasus ini, menurutnya sudah cukup.

“Kelanjutan perkara ini, kita lengkapi administrasi penyelidikan. Apabila, alat bukti sudah terpenuhi dan ditunjang dari institusi yang ahli, dari Labfor. Kasusnya akan kita tingkatkan menjadi penyidikan,” katanya.

Setelah ditingkatkan ke penyidikan, selanjutnya orang yang diduga bertanggung jawab akan ditetapkan sebagai tersangka. Namun, diakuinya penyidik masih harus memastikan dulu apakah dalam kebakaran di pasar tertua di Tarakan ini ada unsur pidana didalamnya.

Kemudian, terhadap lokasi kebakaran yang sudah hangus terbakar saat ini sudah mulai dibersihkan. Ipda Dien memastikan, jika ada yang sudah mulai membangun kembali rumahnya yang terbakar juga menjadi kebijakan.  (*)

Reporter: Sahida
Editor: Eddy Nugroho