Tarakan

Penerima Program Bedah Rumah Total 1.145

Foto: Ilustrasi/Internet

TARAKAN, Koran Kaltara Program bedah rumah terhadap 1.145 penerima bantuan di Tarakan dibagi menjadi dua kategori. Pertama peningkatan fasilitas dengan pagu anggaran sebesar Rp17,5 juta per unit, dan yang kedua pembangunan baru yang anggaranya mencapai Rp35 juta per unit.

Kepala Seksi Perumahan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tarakan, Murhansyah mengatakan, pada dasarnya bantuan sosial ini tidak akan memberikan uang secara tunai kepada penerima bantuan. Melainkan harus dilakukan sesuai dengan mekanisme.

Mekanisme tersebut yakni dengan membuat rekening di salah bank yang ditunjuk, kemudian bank yang dimaksud membayar kebutuhan material ke toko bangunan hingga senilai besaran bantuan yang diberikan.

“Kalau dia bedah rumahkan Rp17,5 juta, yang Rp15 jutanya untuk membeli material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya tukang, sedangkan yang dibangunkan baru itu anggaranya Rp35 juta, yang Rp30 juta untuk membeli bahan-bahan dan yang Rp5 juta untuk bayar tukang. Dana yang diterima akan masuk ke bank, nanti bank yang akan membayar kebutuhan pembelian di toko bangunan,” terangnya, Kamis (11/7/2019).

Dalam setiap pembelian akan ada fasilitator yang akan membantu penerima bantuan membelanjakan anggaran yang didapat, jika diberi bantuan secara tunai ditakutkan ada penyalahgunaan.

Bagi penerima bantuan yang dibangunkan rumah baru, harus bisa menunjukan bukti bahwa yang bersangkutan memiliki lahan sendiri untuk dibangunkan rumah baru. Jumlah bantuan yang diterima 2019 ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya, karena tidak ada biaya tukang. Setelah dilakukan dievaluasi, biaya tukang manjadi item tersediri dan wajib dianggarkan di luar dari anggaran pembelian material.

“Pak Wali Kota sudah menandatangani Surat Keputusan (SK) sehingga program ini sudah bisa dijalankan, saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sedang melakukan proses pendistribusian anggaran ke rekening masing-masing penerima bantuan. 1.145 bantuan ini tersebar di 20 kelurahan yang ada di Tarakan, dengan rincian 900 unit bantuan dari APBN, 90 unit dari anggaran Provinsi Kalimantan Utara, dan 155 dari APBD Kota Tarakan,” pungkas Murhansyah. (*)

Reporter : Sofyan Ali Mustofa

Editor : Rifat Munisa