Headline

Pemburu Pelaku Karhutla Dibentuk

Pihak kepolisian melalui tim operasi khusus aman nusa dua akan melakukan penyelidikan mencari siapa pelaku pembakaran hutan. (Foto: Istimewa)
  • Kapolda Janji Tindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Ketegasan Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit dalam mencari dalang di balik kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa titik di Kaltara, bukan isapan jempol belaka. Tim operasi yang diberi nama  Operasi Khusus Aman Nusa Dua bakal dibentuk. Tim ini melakukan pencegahan hingga menindak siapa saja yang terbukti melakukan pembakaran hutan.

“Berdasarkan data yang dikeluarkan BMKG, wilayah ini curah hujannya sangat rendah. Makanya saya selalu tekankan, jangan buka lahan dengan cara dibakar. Kalau memang terbukti, saya akan tindak tegas. Sekarang tidak ada kawan. Kalau terbukti, saya sikat. Jangan mentang-mentang dekat dengan Kapolda (misalnya) atau siapa saja, bisa seenaknya. Tidak ada urusan tentang itu,” tegas Kapolda usai memimpin video conference (vicon) Penanggulangan Karhutla di wilayah Kodam VI/Mulawarman di Makodim 0903/ Tsr, Selasa (17/9/2019).

Kapolda mengingatkan, tim operasi yang dibentuk itu nantinya akan mencari siapa dalang di balik kebakaran yang terjadi beberapa hari ini. Kalau memang dalam proses penyelidikan terbukti ada unsur pidana, maka pihaknya tak segan akan memproses sesuai hukum yang berlaku. Selain melakukan penindakan tegas, tim operasi itu juga nantinya akan melakukan pencegahan, agar tidak ada lagi pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Tim itu nantinya akan terdiri dari Polri, TNI dan unsur terkait lainnya. Nanti akan sosialisasi mengenai pelarangan karhutla, termasuk maklumat Kapolda. Nanti juga akan dilakukan patroli untuk mengingatkan semua. Yang paling terakhir, upaya penindakan. Kita selidiki semua yang kita duga. Kalau terbukti, langsung kita berikan tindakan tegas,” tukasnya.

Terkait kebakaran yang terjadi beberapa hari ini di wilayah hukum Polda Kaltara, pihaknya memang hingga kini belum menetapkan siapa saja yang jadi tersangka. Polisi berpangkat bintang satu ini menjelaskan, kepolisian saat ini masih menyelidiki siapa saja di balik kebakaran yang telah menyebakan kabut asap.

“Kita masih lidik. Kalau memang terbukti, pasti kita tindak. Saya sudah bilang kepada seluruh jajaran Polres, jangan main-main dengan kasus ini. Apalagi kalau yang bakar itu perusahaan. Yah mohon maaf, kita pasti tindak,” tegasnya lagi.

Untuk saat ini, lanjut Kapolda, kebakaran hutan yang terjadi di Kaltara sudah berkurang. Untuk di Kaltara sendiri, memang ada satu titik api yang cukup parah. Tepatnya di Desa Mangkupadi, kecamatan Tanjung Palas Timur. Namun, berkat kerja sama antara unsur TNI/Polri, pemerintah serta unsur terkait lainnya, api yang membakar lahan di daerah itu sudah dipadamkan. “Kita bersama dengan TNI, pemerintah, sangat serius menangani Karhutla ini. Titik api saat ini juga sudah kita padamkan. Saya juga minta, peran dari masyarakat untuk kerja samanya agar tidak ada lagi lakukan pembakaran,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ramlan

Editor : Nurul Lamunsari