Malinau

Pelanggan PDAM Didorong Gunakan Layanan Online

Wastafel yang dipasang PDAM Apa’Mening untuk pencegahan virus corona.  (foto: Sulaiman/Koran Kaltara)

MALINAU, Koran Kaltara Ditengah wabah pandemi COVID-19, pelanggan PDAM Apa’ Mening didorong memanfaatkan layanan online melalui aplikasi “ayopop” di Playstore Android. Ini sebagai bentuk social distancing yang diterapkan pemerintah.

Diketahui aplikasi ‘ayopop’ ini, memiliki fitur mulai dari layanan pembayaran tagihan hingga layanan pengaduan. Karena itu, pelanggan diharapkan dapat memanfaatkan layanan online tersebut. Sehingga tidak langsung mendatangi Kantor PDAM.

Direktur PDAM Apa’Mening Saiful Bahri menyampaikan, bahwa aplikasi online ini untuk menyikapi kondisi social distancing. Terutama pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

“Kami sudah launching dan bisa di download di Playstore Android masing-masing,” ujar Saiful kepada Koran Kaltara, melalui WhatsApp, Rabu (25/3/2020).

Sedangkan pelayanan tatap muka, kata Saiful, tetap berjalan sesuai prosedur. Namun ada batasan-batasan tertentu.

“Jadi kita tetap beroperasi sesuai SOP. Sementara program pencegahannya lebih kepada sosial distancing dan upaya lainnya,” katanya.

Selain membatasi tatap muka, PDAM juga membuka beberapa loket resmi terdekat di beberapa desa. Diantaranya Desa Kuala Lapang, Desa Mentarang Baru, Semenggaris, Desa Malinau Seberang, Desa Pelita Kanaan, Desa Luso, Desa Malinau kota, Desa Sesua dan Malinau.

“Kita punya 11 loket resmi. Jadi, memungkinkan masyarakat atau pelanggan PDAM tidak harus ke kantor. Mereka bisa membayar di loket-loket terdekat saja,” ungkapnya.

Saiful berharap layanan online dan loket-loket terdekat ini mampu mengurangi beban pelanggan PDAM datang ke kantor. Disamping itu, menghindari kerumuman sebagai upaya  pencegahan penyebaran virus corona.

“Kami meyakinkan layanan akan tetap berjalan secara prima dan maksimal,” ucapnya.

Saiful mengatakan, Kantor PDAM telah menerapkan protokol kesehatan dan harus dipatuhi karyawan. Salah satunya melakukan tes suhu tubuh hingga pemberian hand sanitizer bagi karyawan. Aturan itu  wajib dilaksanakan setiap karyawan masuk dan keluar kantor.

“Termasuk juga berlaku bagi tamu yang datang. Upaya ini sesuai dengan protokol yang ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Selain itu, kata dia, PDAM juga telah memasang wastafel tempat mencuci tangan di area kantor. “Jadi sebelum masuk, wajib bagi karyawan dan pelanggan mencuci tangan. Ini bentuk kepedulian kami terhadap penanganan Covid-19,” kata dia. (*)

Reporter: Sulaiman

Editor: Sobirin