Nunukan

Pelaku Usaha Wajib Siapkan Antiseptik

PENCEGAHAN : Penyediaan fasilitas cuci tangan, sebagai salah satu upaya pencegahan agar Covid-19 tidak masuk ke Nunukan. (foto: Asrin/Koran Kaltara)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid meminta pemilik maupun pengelola usaha restoran, wisata, hotel dan sebagainya, lebih mengutamakan upaya pencegahan penyebaran pandemik Covid-19 di Kabupaten Nunukan.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Bupati Nunukan Nomor 82/338/Setda-Humpro/III/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Penyebaran Covid-19 di Sektor Pariwisata, Hotel, Restoran dan Pusat Pembelanjaan di Kabupaten Nunukan.

Dalam surat edaran itu, Laura menjelaskan Covid-19 telah ditetapkan sebagai bencana nasional non alam oleh Presiden Republik Indonesia. Sehingga Pemkab Nunukan mengambil langka cepat dalam upaya pencegahan, agar Covid-19 tidak masuk ke Kabupaten Nunukan.

“Pemilik maupun pengelola usaha masing-masing melakukan sosialisasi peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penyebaran Covid-19, sesuai pedoman kesiapsiagaan menghadapi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI,” terangnya, Rabu (25/3/2020).

Dia memastikan fasilitas cuci tangan dengan sabun antiseptic dan hand sanitizer tersedia di fasilitas umum, kepariwisataan, hotel, penginapan, tempat hiburan, restoran/cafe dan pusat perbelanjaan seperti pasar tradisional dan tempat umum lainnya.

“Pemilik maupun pengelola usaha memastikan kebersihan makanan dan fasiltasnya. Apabila, ada masyarakat mengalami gejala mirip Covid-19 maka segera dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat, untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis,” ungkapnya.

Dia meminta masyarakat tidak khawatir terhadap kabar kelangkaan hand sanitizer dan sejenisnya di Apotek. Sebab, masyarakat bisa membuat hand sanitizer sendiri dengan memanfaatkan daun sirih yang direbus. Setelah berubah warna dan dingin, lalu dimasukkan ke botol spray.

“Cairan Dettol yang di campur air juga dapat membasmi virus corona.  Sekarang ini bukan di persoalan  uangnya. Namun persediaan barang yang belum ada,” kata dia.

Menurut dia, untuk menghindari virus corona, maka cukup makan dengan gizi seimbang, rajin olahraga dan istirahat cukup, jaga kebersihan lingkungan, tidak merokok, minum air mineral 8 gelas per hari, makan-makanan dimasak sempurna, serta jangan makan daging dari hewan yang berpotensi menular.

“Mencuci tangan gunakan sabun, bila deman dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan, gunakan masker bila ada yang batuk atau tutup mulut. Dan jangan lupa berdoa,” ungkapnya. (*)

Reporter: Asrin

Editor: Sobirin