Tarakan

Pawai Kemerdekaan, Sat Lantas Berlakukan Sistem Buka Tutup Jalan

AKP Arofiek Aprilian Riswanto

TARAKAN, Koran Kaltara Akhir pekan ini rencananya Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Tarakan akan menggelar pawai kemerdekaan. Masyarakat, sekolah hingga komunitas dipastikan akan turut serta meramaikan. Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kasat Lantas AKP Arofiek Aprilian Riswanto menuturkan dari hasil rapat gabungan, Polres Tarakan akan mempersiapkan personel untuk melakukan pengamanan jalan.

Peserta pawai ini ada beberapa macam, mulai dari sepeda motor, pejalan kaki, sepeda hias hingga mobil hias. “Rangkaiannya cukup panjang, jadi misalnya masyarakat minta jangan macet saya rasa tidak mungkin. Karena, jalan yang dilewati adalah jalan utama. Tapi, ini kan gaweannya masyarakat Tarakan ya tidak masalah,” ujarnya di konfirmasi, Selasa (13/8/2019).

Rute yang dilalui, mulai start di depan Stadion Datu Adil hingga masuk ke Jalan RE Martadinata masuk ke Jalan Jenderal Sudirman. Selanjutnya, di simpang empat THM diarahkan ke kiri, masuk ke Jalan Yos Sudarso dan berakhir di simpang tiga Jalan Jembatan Besi dan Jalan Pangeran Diponegoro, depan Mako Lantamal XIII Tarakan.

“Kita gunakan satu jalur saja. Tapi, tidak menutup kemungkinan akan gunakan beberapa lajur. Jadi, nanti masalah pengalihan arus tidak ada. Kita atur, seketika di simpang dan ada space untuk melewatkan arus yang lain, akan dilewatkan terlebih dahulu. Kita berlakukan sistem buka tutup jalan, baru dilanjutkan lagi ke peserta pawai,” jelasnya.

Namun, diperkirakan nanti akan menggunakan lebih dari satu lajur. Lajur lain untuk mengantisipasi masuknya kendaraan besar, atau marching band yang akan memenuhi satu jalur. “Intinya, masyarakat kalau terburu-buru sebaiknya tidak melewati jalan uang dilalui peserta pawai. Banyak alternatif jalan lain,” tegasnya.

Masyarakat yang akan menjadi peserta pawai, sebaiknya masuk dari Jalan Lingkas Ujung dan masuk ke arah belakang Stadion Datu Adil. Ia mengungkapkan, untuk jalan di simpang ladang dilakukan sterilisasi dan dilakukan penutupan. Sedangkan, masuk ke Jalan Sumatera nantinya akan ada panggung kehormatan dan pintu gerbang untuk start.

“Kami akan lakukan pengawalan. Semua rangkaian akan dikawal dan tidak hanya satu kali, tetapi berkali-kali sesuai dengan kriteria masing-masing. Nanti, dimohon kepada masyarakat untuk tetap menjaga kendaraannya masing-masing. Jangan sampai sudah heboh, kendaraan parkir sembarangan dan akhirnya hilang atau dipindahkan orang,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau peserta pawai mengutamakan keselamatan, karena menggunakan jalan raya. Tidak hanya peserta yang berjalan kaki, maupun sepeda motor dan kendaraan roda empat.

“Pengalihan arus, nanti penutupan di simpang ladang. Akses yang masuk hanya pejabat VIP karena untuk parkir VIP. Untuk pejalan kaki harapannya, kendaraannya hanya drop off untuk pejalan kaki. Kalau dilihat dari denah, memang tidak ada lokasi yang bisa dijadikan kantong parkir yang akan menjadi peserta jalan kaki,” bebernya. (*)

Repoter : Sahida

Editor : Rifat Munisa