Malinau

Panggung Kesenian Tahap Dua Mulai Dikerjakan

SYUKURAN : Sekretaris Daerah Malinau Dr Ernes Silvanus memberikan arahan saat kegiatan syukuran kelanjutan pembangunan tahap kedua untuk panggung, landscape dan kanal irigasi di Lapangan Pro Sehat Pelangi Intimung. (foto: Sulaiman/Koran Kaltara)

MALINAU, Koran Kaltara Pembangunan tahap kedua panggung kesenian, landscape dan revitalisasi kanal irigasi di Lapangan Pro Sehat Pelangi Intimung mulai dikerjakan.

“Proses lelang sudah selesai awal Februari lalu. Kini sudah mulai dikerjakan pihak ketiga,” ujar Kepala Dinas PUPR Perkim Malinau Dr Tomi Labo kepada Koran Kaltara, Kamis (13/2/2020).

Menurut dia,  pihak ketiga akan mengerjakan pembangunan itu selama 6 bulan. “Terhitung Februari ini, mereka sudah mengerjakannya. Sebenarnya ditargetken selesai Agustus. Tetapi, sesuai arahan pimpinan, pada bulan Juli, pengerjaannya harus sudah selesai,” ungkap dia.

Tomi menyampaikan bahwa nilai pekerjaan tiga kegiatan itu sekitar Rp19 miliar. Sumber dananya berasal dari APBD Malinau tahun 2020.

“Pangung kesenian senilai Rp7,8 miliar, landscape tahap kedua Rp4,6 miliar dan kanal sekitar Rp6,6 miliar,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Malinau Dr Ernes Silvanus berharap pekerjaan panggung kesenian, landscape dan kanal tersebut bisa diselesaikan sesuai target.

“Kita menargetkan bisa digunakan pada Oktober untuk kegiatan Irau. Lalu, di bulan Agustus, akan digunakan Upacara 17 Agustus. Karena itu, pelaksanaan lelang di tiga kegiatan ini dilaksanakan lebih awal,” ungkapnya.

Secara teknisnya, Ernes menyerahkan sepenuh kepada Dinas PUPR Perkrim untuk dapat mengerjakn sesuai ketentuan dan jadwal yang telah diatur.

“Kami tekankan kepada pihak ketiga agar mentaati jadwal yang sudah ada. Dan bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, baik cuaca atau kendala bahan material. Semuanya harus diantisipasi,” tandas dia.

Dia mengingatkan kepada pihak ketiga untuk menyelesaikan pekerjaannya secara tuntas. “Jangan begitu selesai pekerjaan, ujung-ujungnya ada pekerjaan tambahan. Kita ingin begitu selesai semua, lapangan ini langsung dimanfaatkan,” tegasnya.

Ernes mengatakan, bahwa kegiatan ini diprioritaskan untuk secepatnya dilaksanakan. Sebab, waktunya sangat terbatas.

“Makanya prosesnya dipercepat.  Ini tidak melanggar aturan dan sesuai jadwal yang ada,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sulaiman
Editor: Sobirin