Food & Drinks Traveling

Nikmatnya Kudapan Gogos Khas Sulawesi

Penjual Gogos di Pasar Induk Bulungan, Selamet, sedang menyiapkan pesanan pembeli. (foto: Agung/Koran Kaltara)
  • Serupa tak Sama dengan Lemang dan Lemper

TANJUNG SELOR – Gogos menjadi salah satu kudapan khas Sulawesi yang juga bisa dicoba di Tanjung Selor. Berlokasi di area Pasar Induk Bulungan, dekat area mushala, terdapat salah satu penjual Gogos bernama Pak Selamet yang siap melayani pembeli.

Saat Koran Kaltara singgah, terlihat Selamet sedang mengipasi puluhan gogos di atas bara api. Aroma dari beras ketan bercampur dengan daun pisang yang perlahan menghitam, membuat siapapun ingin mencicipinya.

Kepada awak media, Selamet mengatakan, Gogos buatannya hanya memakai bahan baku beras ketan yang dicampur dengan santan kelapa sebelum dipanggang. Namun sebagai pelengkapnya, disediakan sarundeng berbahan dasar kelapa muda yang diparut.

“Makannya pake Sarundeng dari kelapa muda itu,” kata Selamet disela-sela aktivitasnya.

Selamet menyampaikan, Gogos sejatinya sudah dikenal luas dan akrab di lidah masyarakat Indonesia. Namun setiap daerah memang menyematkan nama dan cara penyajian berbeda-beda. Seperti dari Jawa, Gogos lebih dikenal dengan sebutan lemper. Meski sama-sama berbahan dasar ketan dan santan, mayoritas lemper memiliki isian dari daging ayam dan tidak dibakar.

“Kalau dari Jawa biasanya dikasih isian. Kalau di Bugis cenderungnya tidak ada. Kalau bakarnya beda, pakai bambu, dibilangnya lemang,” kata Selamet.

Untuk satu buah gogos yang dibungkus memanjang ini, Selamet mematok harga terbilang murah, yakni Rp2.000. Setiap kali berjualan, tidak kurang dari 400 bungkus gogos berhasil ia jual. “Setiap jualan bisa habis ketan sampai 15 kilo. Ya bisa jadi 400 an lah,” tambah Selamet.

Sampai saat ini, Selamet berjualan selama lima dari dalam satu pekan. Yakni Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu. Setidaknya mulai pukul 09.00 WITA, dirinya sudah berada di lokasi untuk memenuhi pesanan pembelinya. “Jualannya lima hari saja. Kalau Senin sama Jumat saya libur,” ujarnya.

Berbicara cita rasa, gogos memang tidak jauh berbeda dengan lemper ataupun lemang yang terlebih dahulu dirasakan awak media. Khusus untuk gogos buatan Pak Selamet, ketan didalamnya terasa sangat lembut. Ditambah dengan Sarundeng, membuat cita rasa gogos memang lebih nikmat di lidah.(*)

Reporter: Agung Riyanto

Editor: Sobirin