Bulungan

Mobil Dipasangi Selang Khusus dan Mesin Penyedot

Tampak Kabag Operasi Polres Bulungan, AKP Ridwan saat memeriksa kendaraan yang melakukan antrian di SPBU. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)
  • Kembali Sidak ke SPBU, Sembilan Pengetap Diamankan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Meski beberapa kendaraan sudah diamankan aparat kepolisian, aksi para pengetap seperti tak ada jeranya. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang kembali dilakukan jajaran Polres Bulungan pada Jum’at (14/2/2020), polisi masih mendapatkan sembilan kendaraan yang diduga digunakan untuk mengetap, dengan tangki sudah dimodifikasi.

Parahnya lagi, beberapa kendaraan diketahui, telah terpasang selang khusus dan mesin penyedot agar bisa mendapatkan BBM dalam jumlah banyak. Kapolres Bulungan, AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kabag Ops AKP Ridwan mengatakan, penyelidikan kendaraan yang dipasang selang khusus dan mesin penyedot itu bakal dikembangkan. Karena menurut dia, pemilik kendaraan tersebut memang sudah memiliki niat untuk menyalahgunakan BBM bersubsidi.

“Kalau kita lihat, ada beberapa kendaraan dipasangi selang khusus dan ada juga yang dipasang mesin penyedot. Jadi tangkinya dimodifikasi untuk mengetap. Makanya itu akan kembangkan dan proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya saat ditemui Koran Kaltara usai melakukan sidak di SPBU di Jalan Sengkawit, Tanjung Selor.

Ridwan mengungkapkan, pemilik kendaraan yang diamankan itu bakal dimintai keterangan guna keperluan penyelidikan. Sama dengan beberapa kendaraan yang terlebih dahulu diamankan, mobil-mobil itu bakal dijadikan barang bukti dalam proses pengembangan. Para pengetap yang diamankan itu akan dimintai keterangan lebih lanjut. Jika nanti dalam keterangan, ada kongkalikong antara pengetap dan pengelola SPBU ataupun karyawan, maka tak menutup kemungkinan pemilik SPBU juga bakal dipanggil.

“Semuanya akan kita kumpulkan. Kita akan lihat peraturan apa yang dilanggar. Kalau memang melanggar lalu lintas, nanti akan kita serahkan ke Lantas (Sat Lantas). Tapi kalau dari keterangan ada yang bisa di sidik, itu akan kita serahkan ke reserse (Sat Reskrim). Pemilik SPBU juga bisa kita panggil, kalau memang keterangan dari pengetap yang kita amankan ini ada mengarah kesana (kongkalikong, red),” jelasnya.

Ditegaskan Ridwan, operasi yang dilakukan pihaknya itu akan terus dilakukan hingga persoalan BBM di Bulungan ini selesai. Apalagi, ia menduga masih ada pengetap yang menyalahgunakan BBM dan belum diamankan oleh pihaknya. Menurut analisa polisi, keberadaan pengetap merupakan dalang dibalik persoalan BBM yang terjadi di wilayah hukum Polres Bulungan. Apalagi, Pemkab Bulungan yang bekerjasama dengan Kodim 0903/Tsr dan Polres Bulungan tegas terhadap aktifitas pengetap ini.

“Untuk kegiatan selanjutnya, kita tetap akan melakukan kegiatan seperti ini. Supaya antrian di SPBU itu bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat dan harapan kita dimaklumat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Eddy Nugroho