Hukum Kriminal Nunukan

Mencuri Rumput Laut di Mamolo, Tertangkap di Balansiku

Tersangka La Sau (kiri-baju merah) diamankan di Polres Nunukan.

NUNUKAN, Koran Kaltara – La Sau (39) warga Jalan Cik Ditiro, Kelurahan Nunukan Timur, kembali ditangkap oleh Unit Gakkum Sat Polair Polres Nunukan dan personel Ditpolairud Polda Kaltara, Kamis (13/2) kemarin. Dia ditangkap atas kasus pencurian rumput laut di perairan Mamolo.

La Sau merupakan residivis kasus yang sama, diamankan di perairan Desa Balansiku Kecamatan Sebatik saat melakukan aksi pencurian rumput laut.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M. Karyadi menjelaskan, pada hari Kamis (13/2) sekitar pukul 08.00 wita, nelayan rumput laut Muhammad Amin beserta dua rekannya berangkat dari rumah menuju perairan Balansiku untuk memanen rumput laut.

Tiba di lokasi, dia melihat ada dua orang yang diduga sesama nelayan rumput laut. Begitu dia mendekat, perahu yang diawaki La Sau bergegas menjauh.

Merasa curiga, ia langsung mendatangi kantor Sat Polair Polres Nunukan, untuk melaporkan kejadian tersebut.

Selanjutnya, kata Karyadi, sekitar pukul 15.30 wita, pelapor bersama anggota Unit Gakkum Sat Polair Polres Nunukan dan anggota Polairud Polda Kaltara mendatangi lokasi.

Sekitar pukul 17.00 wita, menemukan pelaku La Sau beserta barang bukti satu buah perahu yang digunakan untuk mengangkut rumput laut, serta tali rumput laut sebanyak 58 bentangan tali.

“Pelaku beserta barang bukti kita bawa ke kantor Sat Polair Polres Nunukan untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Karyadi, Jumat (14/2).

Atas kejadian tersebut, Karyadi mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan rumput laut untuk waspada terhadap aksi pencurian.

Pelaku pencurian tidak hanya mengincar rumput laut, namun juga mengincar tali bentangan, dimana tali tersebut bisa dijual kembali.

Jika menemukan ada hal yang mencurigakan, agar segera melapor ke Polsek terdekat atau Sat Polair Polres Nunukan. (*)

Reporter: Sabri
Editor: Didik