Nunukan Pendidikan

MB Gita Swara Sempadan SMAN 1 Nunukan, Menuju Kejuaraan Kaltim Marching Day 2020

Marching Band (MB) Gita Swara Sempadan saat latihan. (Foto: Sabri)
  • Kategori Drum Battle dan Colour Guard

NUNUKAN, Koran Kaltara – Marching Band (MB) Gita Swara Sempadan, SMAN 1 Nunukan, siap berkompetisi di kejuaraan Kaltim Marching Day 2020 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Siswa-siswi SMAN 1 Nunukan yang tergabung dalam MB Gita Swara Sempadan, di bawah binaan Kepala Sekolah, Khoirul Naim, dengan pembina Azia dan Artim Arief, akan beradu skill dan kemampuan dengan peserta lainnya se – Pulau Kalimantan, mulai tanggal 31 Januari – 1 Februari 2020.

MB Gita Swara Sempadan yang mengirimkan 25 personel, termasuk pembina akan mengikuti dua kategori, yaitu battle drum dan colour guard.

Kepala Sekolah bersama MB SMAN 1 Nunukan.

Kepala SMAN 1 Nunukan, Khoirul Naim mengatakan, personel MB Gita Swara Sempadan akan berangkat ke Balikpapan pada tanggal 30 Januari dengan menggunakan kapal laut. Mereka dijadwalkan kembali ke Nunukan pada tanggal 2 Februari, dengan transportasi yang sama, kapal laut milik Pelni.

Sementara itu, dana untuk mengikuti kejuaraan tersebut, bersumber dari dana sekolah, subsidi orang tua siswa dan donatur. Karena anggarannya terbatas, dari empat kategori yang dilombakan, hanya dua kategori yang diikuti, yaitu drum battle dan colour guard.

“Karena kita keterbatasan anggaran, maka ikut drum battle sebanyak 14 orang dan colour guard, sebanyak 10 orang,” ujar Naim usai memberikan arahan pada acara pelepasan di aula SMAN 1 Nunukan, Senin (27/1/2020).

Untuk kesiapan siswa siswi dengan materi bertanding, Naim mengatakan, sudah dipersiapkan sejak sebulan yang lalu. Namun, untuk pembiayaan, disubsidi dari orang tua siswa.

Para orang tua siswa juga sudah dikumpulkan dan menyatakan bersedia untuk bersama-sama memberangkatkan anak-anak mereka. Hal ini tidak lepas dari semangat dan kemauan siswa-siswi yang tinggi untuk mengikuti kejuaraan di Balikpapan meskipun dana dari sekolah terbatas.

Dia menjelaskan, marching band bisa dikatakan sebagai ikon SMAN 1 Nunukan. Hal itu dikarenakan tim sudah sering kali mengikuti berbagai kejuaraan, baik di Nunukan, Tarakan maupun luar Kaltara.

Selama ini hasilnya juga cukup memuaskan dengan berbagai prestasi yang diraih. Namun demikian, menang bukanlah satu satunya target dari MB Gita Swara Sempadan, namun ada nilai-nilai karakter yang didapatkan siswa-siswi lewat latihan yang rutin dan disiplin waktu.

Kedua, melalui kompetisi diharapkan agar siswa-siswi punya pengalaman tampil dan bertanding. Yang terpenting, kata Naim, membangun silahturahmi dengan anggota marching band di wilayah Kalimantan. Selain itu, proses regenerasi juga berjalan dari tahun ke tahun.

Sebagai informasi, MB Gita Swara Sempadan pernah mengikuti lomba di Samarinda, tahun 2012. Lalu, tahun 2015 dan 2017 di Tarakan. Tahun 2018 di Nunukan. (*/bis)

Reporter: Sabri

Editor: Didik