Politik

Mantan Bupati dan Anggota DPRD Melamar ke PKS

Anggota DPRD Kaltara M Nasir saat mengembalikan formulir.
  • Empat Bakal Calon Kembalikan Formulir

NUNUKAN, Koran Kaltara – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Nunukan sejak tanggal 20 Oktober 2019 lalu, membuka pendaftaran bakal calon (balon) Kepala Daerah untuk pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nunukan tahun 2020 mendatang. Sampai dengan hari ini, Kamis (7/11/2019), sudah ada empat bakal calon kepala daerah yang mendaftar, dua kader partai Demokrat dan dua kader PKS.

Kader Demokrat yang mendaftar, yakni mantan Bupati Nunukan periode 2011 – 2016 H Basri dan anggota DPRD Nunukan periode 2019 – 2024 H Danni Iskandar. Dari internal PKS sendiri, ada Muh. Nasir, anggota DPRD Provinsi Kaltara, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltara serta Burhanuddin, Wakil Ketua DPRD Nunukan periode 2019 – 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Nunukan, Syafaruddin mengatakan, sesuai intruksi partai, pendaftaran bakal calon Kepala Daerah Nunukan dibuka sejak tanggal 20 Oktober lalu sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Namun ada catatan penting yang diberikan kepada bakal calon yang mengambil formulir, jika ingin mendapatkan catatan yang bagus, agar formulir dikembalikan sebelum tanggal 10 November. Mengingat DPW PKS Kaltara akan segera ke rakornas, sehingga laporan penjaringan dan pemberkasan balon akan ikut dibawa ke Jakarta.

“Jadi kita komunikasi dengan bakal calon yang mendaftar, agar segera menuntaskan pendaftarannya, karena itu nanti menjadi perbincangan di DPP,” ungkap Syafaruddin, Kamis (7/11/2019).

Selain mereka yang sudah mengambil formulir, ada juga yang berkomunikasi dengan PKS tetapi belum mengambil formulir, yakni H. Irwan Sabri.

“H. Irwan Sabri itu ada komunikasi ingin mendaftar. Karena mungkin kita menyampaikan informasi dari DPW, tidak ada batas waktu, beliau menyesuaikan juga waktu yang ada,” kata Syafaruddin.

Untuk diketahui, PKS Nunukan berhasil menempatkan empat orang kadernya di DPRD Nunukan periode 2019 – 2024. Dengan perolehan empat kursi, PKS masih membutuhkan koalisi atau tambahan 1 kursi untuk bisa mengusung balon Kepala Daerah Nunukan. (*)

Reporter : Sabri
Editor: Didik