Bulungan

Lansia di Panti Sosial Butuhkan Penyemangat Hidup

Bimbingan Sosial - Perwakilan dari Dinsos Kaltara saat menjadi instruktur program bimbingan sosial di Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu. (Foto : Agung/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Penghuni Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu, merupakan mereka yang sudah lanjut usia (lansia). Jauh dari perhatian yang intens dari keluarga, mereka dituntut untuk senantiasa semangat dan memiliki kualitas hidup yang baik. Sehingga faktor usia tidak sampai mengikis kesehatan dan kondisi psikologisnya.

Saat Koran Kaltara berkunjung ke lokasi tersebut belum lama ini, bertepatan dengan jadwal  bimbingan sosial yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara. Program ini dari kasat mata di lapangan, didominasi treatment yang berkaitan dengan fisik dan psikis mereka. Seperti beberapa gerakan senam dan komunikasi persuasif kepada seluruh penghuni panti.

Diwawancara pada sela-sela kegiatan, Kepala Seksi  Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara, Martina menyampaikan, bimbingan sosial tidak terlepas dari tanggung jawab moril terhadap keberadaan lansia yang terpaksa jauh dari keluarga.

Menurut Martina, setiap treatmen yang diberikan, memang lebih bertujuan agar para lansia merasa memiliki kehidupan yang diinginkan oleh orang banyak. Sehingga mereka tidak alami stres atau depresi.

“Para orang tua kita yang ada di Panti ini tidak boleh merasa hidup sendiri. Kita harus membuat mereka senantiasa dibutuhkan dan bermanfaat di usia senjanya,” kata Martina.

Dijelaskan Martina, setidaknya ada beberapa kegiatan dalam bimbingan sosial yang berjalan kurang lebih satu hingga dua jam tersebut.”Selain menjalin komunikasi dan kedekatan yang baik, kita mengkombinasikan juga beberapa gerakan serentak untuk menjaga kemampuan saraf motorik mereka. Seperti senam pagi, peregangan otot, tepuk irama dan beberapa permainan lainnya,” ulasnya.

Untuk saat ini, dari Dinsos Kaltara rutin melakukan bimbingan sosial satu kali dalam sepekan. Instruktur yang bertugas juga bergantian untuk menghilangkan kejenuhan dari peserta.”Misalkan minggu ini dari kami, besok bergantian dari bidang yang lain. Kepala dinas juga mendapat jadwal untuk turut ikut serta,” tutup Martina.(*)

Reporter : Agung Riyanto
Editor : Eddy Nugroho