Politik

Kubu 01 dan 02 Kompak di Tarakan

Kapolres AKBP Yudhistira Midyahwan bersama Dandim 0907 Tarakan Letkol Inf Anthoni Chandra Listyanto, Ketua KPU Tarakan Nasruddin dan Tim Pemenangan Capres nomor urut 01 dan 02 kompak Tarakan aman. (Foto : Sahida/Koran Kaltara)
  • Pastikan Tarakan Aman hingga Pleno KPU RI

TARAKAN, Koran Kaltara – Pleno rekapitulasi suara Pemilu tingkat Kota Tarakan selesai dilakukan, saat ini giliran KPU RI yang akan menggelar pleno pada 22 Mei mendatang. Kaltara sendiri merupakan salah satu daerah yang dianggap aman hingga pelaksanaan pleno tingkat KPU Provinsi Kaltara selesai dilaksanakan.

Tim pemenangan capres nomor urut 01  Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, memastikan Tarakan akan tetap aman hingga seluruh tahapan pemilu 2019 ini selesai terlaksana.

“Kita pasti akan tetap bersaudara dan berteman. Tentu, dengan pelaksanaan ini semuanya aman dan tidak ada masalah,” kata Tigor Nainggolan, Ketua DPD Partai Golkar Tarakan yang juga salah satu tim pemenangan Capres nomor urut 01.

Menurutnya, pemilu hanya memilih siapa yang terbaik menurut masing-masing orang. Ia pun berharap Tarakan tetap aman hingga berakhir masa pleno tingkat KPU RI nanti. Ia juga memastikan, karena seluruh tim pemenangan dari capres nomor urut 01 dan nomor urut 02 saling kenal dan berteman, tidak akan ada gejolak dari atas hingga ke tim paling bawah.

“Jangan sampai ada di antara kita yang sampai melakukan manuver dan malah merugikan masyarakat. Jangan mencari penyakit, tetapi bagaimana membuat semuanya damai dan menghilangkan permusuhan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Capres nomor urut 02 wilayah Kaltara, Yancong mengatakan, dengan berlalunya semua tahapan pemilu, khususnya di Tarakan dipastikan semua berjalan aman tanpa ada gangguan keamanan.

“Tidak ada masalah dan tidak perlu ada dipermasalahkan. Waktu memulai kampanye juga kita sudah bertandatangan pemilu damai di KPU. Jadi, mari kembali ke aktivitas kita masing-masing,” katanya.

Ia juga berharap semua warga Tarakan menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat dan bisa menjadi barometer nasional. Meskipun, kata dia, Tarakan hanya kota kecil, tetapi sudah ada status bahwa Tarakan adalah Indonesia mini.

“Saya kira, kita semua berharap Tarakan tetap menjaga keamanan dan tidak ada lagi persoalan. Kan ini masih ada proses nasional, tapi untuk Tarakan saya kira dengan pleno KPU kemarin sudah tidak ada masalah. Saya sebagai wakil 02 juga sudah menandatangani hasil pleno, jadi saya kira tidak ada masalah,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan menambahkan sambil menunggu keputusan final dari KPU Pusat untuk wilayah Tarakan, tidak ada permasalahan dan hambatan sama sekali. Ia juga memastikan semua sudah berjalan dan hasilnya disetujui semua pihak, termasuk para tim sukses masing-masing calon.

“Kita kembali lagi sebagai kodrat kita, sama-sama sebagai manusia dan saudara mencari nafkah di Tarakan. Beraktivitas seperti semua,” kata Kapolres, ditemui usai buka puasa bersama Komandan Kodim 0907 Tarakan, Letkol Anthoni Chandra Listyanto, Komisioner KPU Tarakan dan Ketua Bawaslu Tarakan dengan para tim pemenangan capres nomor urut 01 dan nomor urut 02, Rabu (15/5/2019).

Diakuinya, Tarakan bisa menjadi barometer nasional karena perolehannya hampir sama. “Di Tarakan dan Kaltara, tidak ada permasalahan dan semuanya berjalan lancar. Disetujui berbagai pihak, sesuai komitmen awal, kita kembali lagi dan tidak ada permusuhan, perdebatan atau dendam,” tegasnya. (*)

Reporter : Sahida

Editor : Hariadi