Headline

Kebutuhan Tenaga Fungsional Lebih Besar

Dari total jumlah ASN Provinsi Kaltara saat ini, masih membutuhkan penambahan khususnya tenaga fungsional. (Foto: Fathu Rizqil Mufid)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akan segera membuka rekrutmen seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2019. Hal ini menjadi peluang bagi setiap warga yang ingin berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Terkait dengan lowongan CPNS 2019 yang akan dibuka sebentar lagi, salah satu daerah yang telah mengusulkan kuota adalah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Bahkan, usulan tersebut telah dilakukan validasi di kementerian, yakni sebanyak 1.313 formasi. “Usulan sudah divalidasi beberapa kali,  yang diawal sekitar 1.800 dan terakhir itu tervalidasi lagi menjadi 1.313. Kita tunggu saja (pengumuman) dari Kemenpan-RB,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara Burhanuddin, Selasa (10/9/2019).

Berdasarkan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (Anjab dan ABK), yang paling dibutuhkan di Kaltara adalah tenaga fungsional. Meski diakui Burhanuddin, posisi teknis lainnya juga masih dibutuhkan. “Tenaga yang masih kurang, dari hasil Anjab dan ABK sudah kita petakan. Kita juga sudah usulkan semua, dan memang dibutuhkan semua. Persentasenya yang lebih banyak itu di fungsional termasuk di dalamnya kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.

Untuk diketaui, sesuai data yang disampaikan Kepala BKD Kaltara, jumlah ASN saat ini mencapai 3.939 orang. Berdasarkan angka ideal kebutuhan dalam Anjab dan ABK, kebutuhan ASN sebanyak 7.621 orang. “Kita siap menerima berapa kuota yang diberikan pusat. Karena jumlah pegawai kita saat ini masih kurang, yakni sebanyak 3.939 orang atau 51,67 persen,” ungkapnya.

Meski demikian, lanjutnya, jumlah ASN di Kaltara sebagai daerah baru cukup signifikan. Capaian tersebut tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh gubernur yang langsung meminta kepada pusat. Sehingga setiap kali penerimaan CPNS, Kaltara selalu mendapatkan alokasi kuota. “Makanya kita selalu dapat kuota, dimana daerah lain belum tentu dapat. 51,67 persen itu angka yang luar biasa untuk daerah baru,” kata Burhanuddin.

Sementara itu, dari sisi persiapan, pihaknya mengaku tidak ada masalah. Termasuk anggaran untuk penerimaan abdi negara mendatang. Sebagaimana tahun – tahun sebelumnya, Kaltara termasuk daerah yang sukses melaksanakan perekrutan CPNS. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Nurul Lamunsari