Nunukan

Kampung Anak Sholeh, Siap Mencetak Generasi Sholeh Lewat Pembinaan Keagamaan

Salah satu kegiatan Kampung Anak Sholeh. (Foto: Sabri)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nunukan, memiliki program unggulan melalui Kampung Anak Sholeh di jalan Sei Bilal Kecamatan Nunukan. Kampung Anak Sholeh, bertujuan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang sholeh melalui pembinaan keagamaan.

Salah satu program pembinaan keagamaan yang dilakukan oleh Penyuluh KUA Kecamatan Nunukan, yakni melalui pendidikan baca tulis Al – Qur’an bagi anak-anak. Hal ini diungkapkan oleh Kepala KUA Kecamatan Nunukan, Sahaluddin saat melakukan monitoring kegiatan pembinaan Kampung Anak Sholeh, Selasa (14/1/2020).

Ia mengatakan, secara bergiliran setiap harinya, Penyuluh KUA melakukan pembinaan di kampung tersebut. Sekitar 30 santri dan santriwati yang belajar baca dan tulis Al – Qur’an.

Meskipun lokasinya masih menumpang di salah satu rumah warga, akan tetapi tidak mengurangi antusias dan semangat para santri dan santriwati termasuk para penyuluh.

Kedepannya, para penyuluh mengharapkan adanya tempat yang lebih representatif, mengingat dari hari ke hari, jumlah santri dan santriwati terus bertambah.

“Disamping pendidikan baca tulis Al – Qur’an, juga diprogramkan pembinaan tilawah dan pembinaan keagamaan bagi orangtua santri dan santriwati,” ungkap Salahuddin.

Kemudian dia mengatakan, pembinaan keagamaan kepada orang tua, karena disadari bahwa untuk mencetak generasi sholeh, juga membutuhkan dukungan dari orang tua. Para orang tua, juga diharapkan dapat mengetahui pengetahuan keagamaan sehingga tahu bagaimana melakukan pendidikan bagi anak mereka. Terutama di dalam rumah tangga sendiri sehingga generasi sholeh bisa terwujud.

“Maka dari itu, diagendakan pengajian dan penyuluhan agama bagi orang tua yang dilaksanakan pada malam harinya,” kata Sahaluddin.

Sampai saat ini, pembinaan di Kampung Anak Sholeh, sudah berjalan sekitar lima bulan. Dalam monitoring tersebut, Kepala KUA menanyakan kepada Pokjaluh Kecamatan tentang metode yang digunakan dalam pendidikan baca tulis Al – Qur’an. Karena metode sangat menentukan keberhasilan program dimaksud.

Pada kesempatan itu juga, ia menyarakan agar Kampung Anak Sholeh, nantinya dibuatkan gapura sebagai penanda lokasi. Tujuannya sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat sehingga diharapkan masyarakat Nunukan dapat mengetahui tentang keberadaan dari kampung tersebut dan juga eksistensi Penyuluh Agama di Kecamatan Nunukan. (*)

Reporter: Sabri

Editor: Didik