Tana Tidung

Jumlah Penumpang Meningkat, Speedboat Non Reguler Pun Kebagian Rezeki

Tampak petugas memberikan arahan kepada penumpang speedboat Tana Tidung-Tarakan. Jumlah penumpang mulai meningkat. (Foto: Koran Kaltara/Hanifah)
TANA TIDUNG, Koran Kaltara- Memasuki libur sekolah, jumlah penumpang transportasi laut terutama di Pelabuhan Tideng Pale, Kecamatan Sesayap mulai meningkat. Terhitung sejak Sabtu (22/12/2018) lalu, rata-rata jumlah penumpang transportasi jenis speedboat memenuhi kapasitasnya. Penumpang selama dua hari ini selalu penuh untuk speedboat reguler berkapasitas 28 – 43 orang,  penumpang pun mencapai kapasitasnya. Begitu juga dengan…

TANA TIDUNG, Koran Kaltara– Memasuki libur sekolah, jumlah penumpang transportasi laut terutama di Pelabuhan Tideng Pale, Kecamatan Sesayap mulai meningkat. Terhitung sejak Sabtu (22/12/2018) lalu, rata-rata jumlah penumpang transportasi jenis speedboat memenuhi kapasitasnya.

Penumpang selama dua hari ini selalu penuh untuk speedboat reguler berkapasitas 28 – 43 orang,  penumpang pun mencapai kapasitasnya. Begitu juga dengan speedboat non reguler yang mampu menampung sekitar 18 – 20 penumpang pun diaktifkan.

Biasanya hanya speedboat reguler yang mendapatkan jatah penumpang karena minimnya penumpang dalam beberapa bulan terakhir. Namun, memasuki liburan panjang sekolah yang bersamaan dengan liburan Natal dan tahun baru ini speedboat non reguler pun mendapatkan jatah rejeki penumpang.

Menurut salah satu pemilik speedboat non reguler, Hasan, sudah dua hari ini jumlah penumpang mulai ramai dari biasanya.  Sejak pagi pukul 08.00 Wita sudah banyak penumpang yang menunggu giliran berangkat menuju Tarakan ataupun Malinau.

“Sangat bersyukur dengan kenaikan jumlah penumpang selama dua hari ini semoga seperti ini terus sampai akhir tahun dan tahun depan . Selama beberapa bulan ini kami kekeringan dengan kurangnya penumpang. Kadang speed jalan, kadang juga tidak. Itupun tidak menutupi biaya BBM,” ungkap Hasan, Minggu (23/12/2108).

Salah satu petugas pengawas sungai pada Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP), Rusli menerangkan, memang setiap momen hari besar keagamaan, baik Lebaran ataupun Natal serta liburan panjang, jumlah penumpang mengalami peningkatan.

Pihaknya mengingatkan, baik kepada pemilik transportasi maupun penumpang untuk tetap mentaati aturan, yakni selalu siaga sebelum keberangkatan. Kesiagaan  mulai dari pengecekan mesin dan penggunaan baju pelampung (life jackets) serta peralatan lainnya yang wajib ada dalam setiap speedboat tersebut.

“Keselamatan penumpang menjadi tanggung jawab pemilik kapal tanpa terkecuali. Jangan sampai karena penumpang terlalu ramai, akhirnya pemilik kapal dan ABK bisa sesukanya, tidak mau menaati aturan. Upayakan meminta kepada seluruh penumpang menggunakan baju pelampung dan pemilik kapal juga wajib menyiapkannya,” terangnya, kemarin.

Pihaknya sendiri selalu rutin melakukan pengawasan dan penertiban kepada seluruh armada yang akan berangkat dengan menempatkan beberapa personel. Pengawasan mulai dari jumlah penumpang yang disesuaikan dengan kapasitasnya, termasuk penggunaan baju pelampung supaya penumpang merasakan aman, nyaman dalam setiap perjalanannya. Keselamatan penumpang bisa terjamin kelak.

“Baju pelampung pun kita periksa apakah sudah sesuai standar dan mencukupi untuk seluruh penumpang atau belum, sebelum keberangkatan karena sangat kita pahami setiap momen liburan seperti saat ini jumlah penumpang akan meningkat,” katanya. (*)  

Reporter: Hanifa

Editor: Kaharudin

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 24 Desember 2018