Nunukan

Istri Mendominasi Pengajuan Gugatan Cerai di Nunukan

Cahyo Komahally

NUNUKAN, Koran Kaltara – Tahun 2018 dan 2019, pengajuan gugatan perceraian di Kantor Pengadilan Agama Nunukan didominasi oleh pihak perempuan atau istri. Tercatat untuk tahun 2018, yang cerai gugat atau pihak perempuan yang menggugat berjumlah 135 perkara, sedangkan cerai talak atau pihak laki-laki yang mengugat hanya ada 37 perkara.

Sementara di tahun 2019, mengalami peningkatan dimana cerai gugat berjumlah 177 perkara, cerai talak cuma 44 perkara.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Nunukan, Cahyo Komahally mengatakan, data kasus perceraian yang terjadi di Kantor Pengadilan Agama Nunukan untuk tahun 2018 dan 2019, memang ada peningkatan jumlah. Artinya pada tahun 2018 itu angka perceraian sampai diputus dan terbit akta cerai sejumlah 172 perkara, sedangkan tahun 2019, sebanyak 221 perkara.

“Jadi ada kenaikan hampir 50 persen. Dari kesemua itu, kebanyakan cerai yang masuk ke Pengadilan Agama, adalah cerai gugat. Artinya, perceraian itu yang mengajukan lebih banyak pihak perempuan,” ujarnya, Selasa (14/1/2020).

Pada Januari 2019, 22 perkara masuk, 21 cerai gugat atau pihak perempuan yang mengajukan cerai. Sedangkan cerai talak atau pihak laki-laki yang mengajukan cerai hanya satu.

Sementara pada Februari ada 8 perkara, 6 cerai gugat, 2 cerai talak. Di bulan Maret, 24 perkara, 21 cerai gugat dan 3 cerai talak. Kemudian di bulan April, 22 perkara, 16 cerai gugat dan 6 cerai talak.

Pada Mei, 17 perkara, 13 cerai gugat, 4 cerai talak. Selanjutnya di bulan Juni ada 20 perkara, 12 cerai gugat sedangkan cerai talak ada 8. Juli, 17 perkara, 15 cerai gugat dan 2 cerai talak sedangkan Agustus naik menjadi 19 perkara, 15 cerai gugat dan 4 cerai talak.

Bulan September kembali menjadi 21 perkara, 19 cerai gugat dan 2 cerai talak. Di bulan Oktober terus naik menjadi 24 perkara, 16 cerai gugat dan 8 cerai talak. Kemudian menurun di bulan November dan Desember dengan 14 perkara, 13 cerai gugat, 1 cerai talak serta 13 perkara, 10 cerai gugat dan 3 cerai talak. (*)

Reporter: Sabri

Editor: Didik