Headline

Investor KIPI Diundang Bahas RDTR

Pemetaan dan peruntukan KIPI akan didetailkan dalam RDTR. (Foto: Dokumen/Koran Kaltara)
  • Target 2020 Sudah Keluar Perda

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara dijadwalkan mengundang Investor di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning untuk membahas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) tanggal 23 Juli 2019. Demikian disampaikan Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kaltara, Panji Agung.

Dijelaskan Panji, status KIPI yang juga merupakan Kawasan Strategis Provinsi (KSP), memang harus didetailkan melalui dokumen RDTR tersebut. Sehingga ada kejelasan mengenai kewenangan masing-masing tingkatan pemerintah di sana. Selain itu, RDTR juga berfungsi untuk memetakan segmen masing-masing industri yang akan dikembangkan.

“KIPI sebagai Kawasan Strategis Provinsi memang harus didetailkan. Itu sudah menjadi perintah Perda. Apalagi masing-masing segmen ini kan ada ciri khas jenis industrinya masing-masing. Misalkan Inalum yang mengelola alumunium dan PKN yang mengelola smelter dan batu bara,” kata Panji saat dikonfirmasi Koran Kaltara, Jumat (19/7/2019).

Lanjut Panji, RDTR juga diperlukan untuk memetakan pembangunan sarana penunjang kegiatan industri. Semisal pembuangan limbah, jaringan listrik dan pasokan air. “Kalau di RTRW ini kan tidak detail, atau hanya secara umum saja. Jadi secara rinci memang harus diatur,” tambahnya.

Dengan kompleksnya poin yang tertera dalam RDTR, Panji meyakini bisa ada sinkroninasi yang baik antara investor dengan pemerintah atau antara investor dengan investor. “Kalau sudah ada sinkroniasi di antara kita semua, kan enak buat pemetaan di lokasi nanti. Tidak ada komplain-komplain yang bisa menghambat progresnya.  Jadi investor memang diharapkan untuk bisa hadir,” urai Panji.

Adapun secara regulasi, RDTR ditargetkan bisa menjadi Perda di tahun 2020. “Tahun depan kami targetkan sudah bisa masuk DPRD untuk diperdakan. Karena tahapannya memang begitu,” tutup Panji.(*)

Reporter : Agung Riyanto

Editor : Nurul Lamunsari