Tarakan

Investor Cina Akan Bangun Pabrik Baja Senilai Rp25 Trilun

Ibrahim

TARAKAN, Koran Kaltara Salah satu investor asal Cina melirik untuk membangun pabrik baja dengan anggaran pembangunan mencapai Rp25 triliun.

Hal ini disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Pemkot Tarakan, Ibrahim. Setidaknya dibutuhkan lahan seluas 1.000 hektare untuk merealisasikannya.

“Mereka masih berikan gambaran-gambaran saja, tetapi nanti keputusan akhir tetap Pak Wali Kota. Ini hanya paparan dan penyampaian saja,” terangnya, Jumat (8/11/2019).

Meskipun sulit memenuhi lahan seluas 1.000 hektare, menurut Ibrahim masih bisa dilakukan perbaikan tata ruang sehingga merubahnya manjadi kawasan industri. Untuk lahan yang masih memungkinkan berada di Kecamatan Tarakan Utara dan Timur, nantinya bukan saja menggunakan lahan pemkot tetapi bisa juga melakukan ganti rugi terhadap lahan milik warga.

Dengan nilai investasi yang cukup besar, diharapkan akan banyak menyerap tenaga kerja lokal sehingga dapat menekan angka pengangguran. Namun menurut Ibrahim, pembasan belum sampai ke arah sana, melainkan masih fokus pada tata letak lahan yang cocok untuk membangun pabrik baja ini.

“Setidaknya akan membutuhkan ribuan tenaga kerja, kita harapkan sebagian besar dapat diisi oleh warga kita. Untuk lokasi, mereka minta dekat dengan laut, karena untuk memudahkan alur distribusi baik bahan baku maupun menjual produk jadi ke luar negeri. Karena Tarakan dikelilingi laut, hal ini tidak terlalu sulit untuk dipenuhi. Kita harapkan 2020 sudah ada pekembangan lebih lanjut mengenai rencana ini,” pungkas Ibrahim. (*)

Reporter : Sofyan Ali Mustofa

Editor : Rifat Munisa