Headline

Intensitas Pembangunan Ditingkatkan

Pembangunan Kaltara digenjot untuk menumbuhkan ekonomi daerah. (Foto: Dokumen/Koran Kaltara)
  • Dewan Dorong Genjot Ekonomi Kerakyatan

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemerintah terus meningkatkan pembangunan di daerah, tak terkecuali di Kalimantan Utara (Kaltara). Alokasi anggaran yang diprioritaskan terhadap pembangunan infrastruktur, baik pusat maupun daerah cukup besar. Hal itu dipandang sangat wajar bagi daerah yang masih tergolong baru ini.

Wakil Ketua DPRD Kaltara Abdul Djalil Fatah mengatakan, sebagai provinsi termuda di Indonesia, banyak hal yang harus segera diselesaikan. Utamanya di bidang infrastruktur sebagai dasar pembangunan ke depan. “Fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan pembangunan harus dimaksimalkan dan dituntaskan,” katanya, Rabu (15/5/2019).

Ia berharap pembangunan harusnya lebih terarah dan lebih baik lagi dari tahun ke tahun. Mengingat setiap program mengacu kepada RPJMD yang tak lain adalah visi dan misi Kepala Daerah. “Kami siap mengawal agar rencana pembangunan yang disepakati dalam bentuk Perda berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada. RPJMD sudah disahkan dan sejauh ini kami masih mengawal,” ujarnya.

Selain harus fokus dalam beberapa hal seperti infrastruktur sebagaimana yang tertuang dalam poin-poin RPJMD tersebut, pemerintah juga perlu memperhatikan kegiatan yang menunjang ekonomi kerakyatan. “Ini yang penting, bagaimana pembangunan yang ada dapat menunjang ekonomi kerakyatan kita. Jadi infrastruktur yang dibangun, selain mendukung perkembangan daerah dari sektor industri juga menunjang perekonomian masyarakat secara langsung,” terangnya.

Lebih jauh diterangkan, dengan SDA yang melimpah, Kaltara harus bergerak cepat dalam menumbuhkan ekonominya. Hal itu bisa terwujud jika pemprov dan pusat lebih bersinergi, khususnya dalam menjalankan program yang pro rakyat. “Misalnya pengeloaan pertanian, dimana Kaltara yang selama ini belum maksimal, harus dimaksimalkan lagi,” tegas Djalil mencontohkan.

Potensi yang dimiliki daerah seperti di sektor kelautan yang selama ini masih dimanfaatkan oleh pihak asing juga jadi perhatiannya. Hasil laut melimpah harusnya bisa menunjang perekonomian daerah dan masyarakatnya. “Kalau hasil laut kita melimpah tapi ekonomi melemah, berarti ada yang harus dibenahi dan diperbaiki. Begitu juga dengan sektor lain seperti pertanian tentunya,” ujarnya. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Nurul Lamunsari