Hukum Kriminal

Harta Senilai Rp3 Miliar Milik “Bang Toyib” Belum Dilelang

Tampak jajaran Kejari Bulungan yang akan menyerahkan sejumlah uang hasil lelang harta benda milik terpidana Bang Toyib. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)
  • Terpidana Kasus Narkoba 2 Kilogram

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Sejumlah hasil lelang harta benda milik Arman Suyuti alias Saddang alias Bang Toyib terpidana kasus narkotika jenis sabu yang juga dijerat Undang-Undang  Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), akhirnya diserahkan ke Kas Negara.

Hasil lelang barang milik terpidana yang kasusnya sempat menjadi sorotan itu mencapai Rp732 juta. Jumlah tersebut didapatkan dari lelang dua mobil dan satu motor milik terpidana.

“Lelangnya itu dilakukan pada 24 Januari lalu. Semua hasilnya di masukkan ke rekening Kejari Bulungan. Karena kasusnya itu disidangkan di sini (Bulungan),” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Bulungan, Andita Rizkianto, Selasa (11/2/2020).

Namun ternyata, lanjut dia, hingga kini masih ada harta benda yang belum dilelang oleh Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang difasilitasi Kejaksaan Negeri Bone bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Parepare.

Apabila ditotalkan, harta benda milik Bang Toyib yang belum dilelang berjumlah sekitar Rp3 miliar. Harta tersebut meliputi kendaraan, rumah hingga aset-aset lainnya dari hasil TPPU yang menyamarkan kekayaan hasil tindak kejahatan.

“Yang belum dilelang itu satu unit mobil, sebuah rumah, tempat pencucian mobil, serta dua unit motor. Itu jumlahnya ada sekitar Rp3 miliar. Tapi kemungkinan, bakal dilelang lagi nanti,” ungkapnya.

Andita mengungkapkan, Bang Toyib sendiri sudah divonis mati di Pengadilan Negeri Tanjung Selor pada tahun 2016 lalu. Posisi terpidana sendiri, ungkap dia, sudah berada di Balikpapan dan siap untuk dieksekusi mati.

Terkait waktu eksekusi mati terhadap terdakwa, Andita mengungkapkan hingga kini belum mengetahui. Persoalan eksekusi mati tersebut tergantung keputusan dari Kejagung RI.

“Kalau posisi terpidana, ada di Balikpapan sekarang. Kita tidak tahu, kapan dia dieksekusi. Kita hanya menunggu kepastian dari Kejagung dulu,” imbuhnya.

Sekedar mengingatkan, Arman alias Saddang alias Bang Toyib ditangkap di satu tempat di Bone, Sulawesi Selatan, pada 1 September 2015 sekitar pukul 09.00 Wita. Pria yang diduga sebagai otak dalam pembelian sabu-sabu seberat 2 kilogram yang dibawa terpidana 16 tahun, Nur Salam dari Malaysia itu, selain dijerat UU narkotika, juga dikenakan Undang-Undang TPPU. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Didik Eri Sukianto