Bulungan

Harga Emas Naik Turun, Pembeli Stabil

Foto: Ilustrasi/Internet

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara Harga emas di Tanjung Selor tidak stabil alias naik turun. Terakhir diinformasikan harga emas mencapai Rp 700.000 per gram.

“Harga tidak tetap, naik turun. Sekarang Rp 700.000. Tapi kadang bisa Rp 550 ribu per gram atau Rp 600 ribu per gram. Beberapa minggu ini harganya cendreng naik,” kata Supri, salah satu pedagang emas di Pasar Induk, Selasa (10/9/2019).

Menurutnya, harga emas ini  mengikuti kurs dolar. Jika kurs dolar naik, maka kata dia, harga emas juga ikut naik. “Kalau harga emas itu kan setiap hari bisa berubah, tren harga emas itu kalau dolar naik ya emas juga naik,” jelasnya kepada Koran Kaltara.

Sementara, mengenai tingkat daya beli masyarakat, sebut dia, cenderung stabil dari tahun ke tahun. “Paling kalau ada yang beli emas itu hanya satu sampai lima gram. Jarang yang beli besar-besar. Kalau pun ada paling dalam sebulan itu hanya sekali,” katanya.

Jenis emas yang paling banyak diminati adalah emas 24 karat dengan berbagai model. Namun yang paling banyak dicari adalah emas dalam bentuk cincin.  Sementara pembeli didominasi kaum wanita, dengan berbagai profesi. Ia mengatakan, selama ini kebanyakan masyarakat jika membeli emas, digunakan untuk investasi dan perhiasan diri. (*)

Reporter : Ike Julianti
Editor : Eddy Nugroho