Politik

Gerindra Usung Joko – Kosmas di Pilbup Bulungan

Ketua Desk Pilkada Kaltara Amir Saglol Saroyan saat membeberkan dukungan Gerindra di Pilbup Bulungan. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)
  • Di Kabupaten Lain, Kemungkinan Besar ke Petahana

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) disebut sudah menetapkan bakal pasangan calon yang akan diusung pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Bulungan Tahun 2020. Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Desk Pilkada Kalimantan Utara (Kaltara) Amir Saglol Saroyan.

Ia mengatakan, DPP Gerindra berdasarkan jadwal penjaringan, setidaknya pada 15 Maret 2020 sudah menetapkan sikap, khususnya untuk pemilihan kepala daerah di tingkat kabupaten. Di Kaltara, ada empat kabupaten yang menggelar pemilihan tahun ini, yakni Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan Nunukan.

“Ada empat kabupaten ikut, yang sudah di pastikan final itu di Bulungan. Yaitu pasangan Joko Susilo dengan Kosmas Kajan,” ungkapnya, Rabu (18/3/2020).

Kosmas Kajan merupakan salah satu kader Partai Gerindra, yang diketahui sebagai partai pemenang di Bulungan dengan perolehan 4 kursi di DPRD. Sedangkan Joko Susilo adalah kader dari PDI Perjuangan.

“Sebenarnya arahan kita konsen di Bulungan karena kita pemenang di sini (Bulungan). Untuk kabupaten lain, kemungkinan besar incumbent,” ujar pria yang pernah duduk di DPRD Kaltara ini.

Keputusan partai besutan Prabowo Subianto itu mengusung kadernya pada Pilbup Bulungan, dimana sudah ada rekomendasi dari partai. Bahkan, saat ini Kosmas Kajan tengah menghadap di DPP. “Surat sudah keluar, yang bersangkutan sudah berangkat, tinggal ambil di Jakarta,” sebutnya.

Untuk dapat mengusung pasangan calon, setidaknya ada 5 kursi gabungan partai di Bulungan. Dengan modal 4 kursi Gerindra, Amir menargetkan bisa berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Apalagi Joko Susilo merupakan kader dari partai tersebut.

“Kami harap PDIP. Karena kadernya (Joko Susilo). Yang jelas kita arahkan pasangan ini. Digadang-gadang juga PAN, karena calon kita sendiri sudah negosiasi dengan PAN,” bebernya.

Adapun untuk daerah lainnya, kans petahana untuk diusung punya peluang lebih besar. Termasuk di Tana Tidung, dimana bupatinya sudah dua periode, namun tetap mencalonkan isterinya kembali berkuasa.

“Kalau KTT dimungkinkan Ibu Umi (Isteri Bupati KTT, Undunsyah). Nunukan kemungkinan besar ke Laura (Bupati Nunukan/petahana). Tapi di sana (Nunukan) masih pertimbangan juga karena Ketua DPC kami juga mau maju. Tapi kalau sinyal, kemungkinan besar ke Laura. Untuk Malinau masih evaluasi,” terang Amir kepada media.

Meski untuk Malinau masih dievaluasi oleh partainya, dia menyebut sejumlah nama seperti Ingkong Ala hingga Ketua DPRD Malinau Wempi W Mawa. Hanya saja, ia belum bisa memastikan pasangan atau calon, kecuali untuk Bulungan. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid

Editor: Nurul Lamunsari