Bulungan

Gedung Baru RSUD Dilengkapi Ruang Isolasi Khusus Sakit Jiwa

RUANG RAWAT INAP – Pembangunan Gedung ruang rawat inap RSUD Tanjung Selor yang ditargetkan selesai tahun ini. (Foto : Nurjannah/ Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Progres pembangunan gedung baru untuk ruang inap di BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor, sudah mencapai 60 persen. Gedung tiga lantai yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) itu, ditarget selesai akhir tahun ini.

Memastikan progres pembangunannya,  Senin (10/6/2019) lalu, Sekretaris Kabupaten (Setkab) Bulungan Drs. Syafril, meninjau langsung ke lokasi pembangunan. Berdasarkan pantauan di lapangan, bangunan untuk ruang rawat inap baru ini sudah berdiri tegap. Namun belum disempurnakan dinding, atap dan sekat ruangan yang belum terpasang.

Jika sesuai perencanaan, bangunan itu, harus tuntas tahun ini. Sesuai kontrak maksimal Desember 2019 pembangunannya selesai.

“Semoga tahun depan sudah bisa digunakan, ini sudah lumayan progresnya. Ya, selain fasilitas ini nantinya kita juga harapkan rumah sakit terus memaksimalkan pelayanannya,” ujar Syafril.

Meski sebelumnya anggaran pembangunan sempat tertunda pencairannya, bahkan oleh kontraktor yang membangun harus menalangi terlebih dahulu. Namun saat ini persoalan itu dipastikan sudah tuntas. Oleh Pemkab Bulungan melalui BPKAD sudah memproses dan pencairan sudah dilakukan.

Hal itu juga diakui Kepala Kepala Bagian TU, BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor, yang sekaligus PPTK kegiatan tersebut, Sumarni. “Uang muka sudah aman, tahap 1 dan 2 juga sedang diajukan. Pembangunan ini maksimal hingga Desember sudah selesai. Tapi oleh kontraktor sebenarnya juga sudah memiliki target, sebelum Desember sudah bisa selesai,” katanya.

Dengan progress yang ada, dirinya juga optimis penyelesaian pembangunan bisa lebih cepat selesai. Setelah selasai pembangunan lanjutnya, juga akan dilakukan pemeliharaan terlebih dahulu. “Kan juga ada biaya pemeliharannya, jadi nantinya kontraktor juga yang lakukan itu,” imbuhnya.

Disampaikan juga, selain untuk ruang perawatan pasien umum, yaitu ruang rawat inap kelas III yang nantinya ada lebih dari 100 ranjang, di gedung itu juga ada ruang isolasi khusus pasien dengan gangguan jiwa.

“Nanti akan ada ruang isolasi khusus juga disini,” tambah Direktur BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Surya Tan.

Diharapkan, selain fasilitas yang mulai dilengkapi, pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh rumah sakit juga harus terus dimaksimalkan. Begitu pun sejumlah fasilitas lainnya yang masih perlu dilengkapi.

Untuk diketahui, pada 2019 ini khusus rumah sakit mendapatkan alokasi hingga Rp16 miliar. Dari Rp16 miliar DAK itu, Rp12 miliar di antaranya diperuntukan membangun fasilitas fisik. Sementara Rp 4 miliar lainnya, untuk melengkapi sejumlah peralatan medis di rumah sakit milik Pemkab Bulungan itu. (*)

Reporter : Nurjanah
Editor : Eddy Nugroho