Bulungan

Edukasi Seks Penting Diajarkan kepada Anak

SISWA SD – Pengenalan edukasi seksual saat memasuki usia sekolah dinilai menjadi penting untuk dilakukan. (Foto : Agung/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Edukasi atau pembelajaran mengenai seksualitas dinilai perlu disampaikan kepada anak sebelum menginjak usia remaja. Sehingga anak dapat memahami dengan baik perkembangan dirinya sendiri dan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan orang lain kepada dirinya.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kalimantan Utara (Kaltara) Arief Rakhman mengungkapkan, setidaknya ada beberapa langkah edukasi seksual bagi anak yang bisa dilakukan.

Pertama, mengajarkan anak tentang anatomi tubuh. Ketika disampaikan sebelum usia remaja, tahap ini tidak akan membuat anak canggung dan merasa tabu untuk menceritakan dan berdiskusi dengan orang tua. “Dalam pengenalan ini juga disampaikan area mana yang tidak boleh dipegang siapapun. Kecuali karena faktor tertentu seperti pengobatan di dokter,” kata Arief.

Lanjutnya, anggota keluarga dan masyarakat pada umumnya juga harus menyadari apa yang tidak boleh dilakukan kepada anak. Semisal dengan berlebihan ketika gemas kepada anak. “Jadi sebenarnya edukasi ini bisa maksimal ketika dari anggota keluarga dan masyarakat juga bisa saling mengerti apa yang seharusnya dan tidak seharusnya dilakukan,” ujarnya.

Berkaca dari kasus yang ditangani di 2019, Arief mengingatkan bahwa perlindungan anak yang diberikan anggota keluarga haruslah maksimal. Selain itu, masyarakat juga harus turut berperan dengan aktif. Sehingga bisa mengantisipasi adanya kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang-orang terdekat.

‘Dari beberapa kasus kekerasan seksual kepada anak yang kita tangani, banyak pelakunya yang malah dari orang-orang terdekat. Ini memang sangat miris. Sehingga perlu ada upaya pencegahan lebih massif yang harus kita lakukan sama-sama,” pungkasnya.(*)

Reporter : Agung Riyanto
Editor : Eddy Nugroho