Nunukan

DPRD Nunukan Apresiasi Pendirian SMAN 2 Nunukan Selatan

Gedung SDN 002 Nunukan Selatan sebagai tempat sementara SMAN 2 Nunukan Selatan.

NUNUKAN, Koran Kaltara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan, mengapresiasi program dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara dengan mendirikan sekolah baru, yaitu SMAN 2 Nunukan Selatan di Mamolo Kecamatan Nunukan Selatan.

“Kami memberikan apresiasi kepada Disdikbud Kaltara yang punya inisiatif membuka sekolah baru, SMAN 2 Nunukan Selatan di Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan,” ujar anggota DPRD Nunukan, H. Andi Mutamir, Jumat (21/2/2020).

Dia mengatakan, SMA baru di Kecamatan Nunukan Selatan, merupakan aspirasi masyarakat, dimana ketika reses, masyarakat meminta adanya SMA negeri di Mamolo.

Di wilayah Kelurahan Tanjung Harapan, ada dua SMP yaitu SMPN 2 dan SMPN 3 Nunukan Selatan, sehingga membutuhkan SMA terdekat untuk menerima lulusan dua SMP tersebut.

Mengingat jarak dari Tanjung Harapan dengan SMA terdekat yakni SMAN 1 Nunukan di Kelurahan Selisun, cukup jauh dan tidak tersedianya angkutan pelajar khusus SMA. Hal demikian akan membuat masyarakat daerah Mamolo dan sekitarnya, tidak jauh-jauh lagi mencari SMA yang ada di daerah kota.

“Alhamdulillah ditanggapi dengan baik Disdikbud Kaltara dan juga Disdikbud Kabupaten Nunukan dengan meminjamkan gedung SDN 002 Nunukan Selatan, sebagai tempat belajar sementara,” kata Andi Mutamir.

Ke depan, diharapkan agar Disdikbud Kaltara segera membangun gedung permanen untuk SMAN 2 Nunukan Selatan sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik.

Dia mengatakan, berdirinya SMAN 2 memiliki tujuan agar anak-anak tidak putus sekolah karena alasan jauh dari tempat tinggal, anak tidak mampu juga tidak perlu biaya untuk transportasi.

Apalagi dengan sistem zonasi, setidaknya bisa mengakomodir lulusan SMP dari wilayah Nunukan Selatan, sehingga keributan penerimaan peserta didik baru (PPDB) seperti tahun sebelumnya, tidak terulang.

Senada dengan H. Andi Mutamir, Wakil Ketua II DPRD Nunukan, Burhanuddin mengatakan, pada dasarnya DPRD Nunukan sepakat dan mensupport berdirinya SMAN 2 karena sistem zonasi menjadi persoalan yang krusial dan selalu dipertanyakan oleh masyarakat.

Selain itu, juga bisa menambah jumlah kuota siswa yang diterima. Sehingga dengan dibukanya SMAN 2 Nunukan Selatan, menjadi salah satu solusi pemerataan pendidikan di Kabupaten Nunukan.

Terkait dengan sarana dan prasarana, meskipun SMA menjadi kewenangan dari provinsi, DPRD Nunukan akan tetap berupaya untuk memperjuangkan penambahan ruang belajar dan fasilitas lainnya. (*)

BACA JUGA: Baru Dibuka, SMAN 2 Nunukan Selatan Siap Terima Siswa Baru 

Reporter: Sabri
Editor: Didik