Nunukan

Diduga Gara-gara Petasan, Rumah di Sebatik Terbakar

Rumah di Desa Sei Pancang, Sebatik Utara terbakar menjadi arang. (foto : Asrin/Koran Kaltara)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Diduga gara-gara petasan, satu rumah di Desa Sei Pancang, Sebatik Utara  ludes terbakar, pada Minggu (9/6/2019) lalu, sekitar pukul 10.38 WITA. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Drs H Abdul Karim mengatakan, pihaknya menurunkan 5 unit armada,  terdiri dari 2 unit mobil PTO,  2 unit mobil suplay dan 1 unit mobil rescue.

“Informasi dari masyarakat saat itu ada beberapa anak sedang main petasan di sekitar lokasi kebakaran,” terangnya kepada Koran Kaltara, Selasa (11/6/2019).

Awalnya, kata dia, sejumlah warga berupaya memadamkan api yang membakar rumah milik Wahyu (44), dengan menggunakan peralatan seadanya.

“Namun, karena kewalahan dan tidak bisa menjinakkan apinya, akhirnya warga langsung menelpon pos pemadaman sektor timur,” kata dia.

Setelah menerima laporan, lanjut dia, armada unit 01, 03, 04, 05 dan mobil rescue beserta anggota langsung meluncur ke lokasi kebakaran.

“Anggota yang kita turunkan sebanyak 7 personil. Alhamdulilah, api berhasil kita padamkan,” bebernya.

Sebelumnya,  pada hari pertama lebaran Idul Fitri, Rabu (5/6/2019) lalu, sebuah rumah  seluas kurang lebih 6 x10 meter di Jalan Muh. Amin RT 02 Sei Lapio Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat ludes terbakar, sekitar pukul 20.15 wita.

Rumah milik Nuraslia alias Elis (33) ini terbagi menjadi 2 bagian. Sebelah depan disewakan untuk usaha salon, pasangan Andong dan Lia. Sementara bagian belakang merupakan rumah kediamannya.

“Saat kejadian, Andong dan Lia ingin memasak di dapur. Saat menyalakan kompor gas, tiba-tiba tong gas menyemburkan api, keduanya berlari menyelamatkan diri berlari keluar salon,” ungkap dia.

Apalagi saat itu, kata dia, pemilik rumah sedang membaca doa acara selamatan di rumah belakang. Sehingga pembacaan doa acara selamatan terganggu. Mereka berlarian keluar rumah. “Semua perabotan rumahnya habis terbakar. Saya ingatkan kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan menggunakan elpiji,” ungkap dia. (*)

Reporter : Asrin

Editor : Sobirin