Kaltim

Desa Semayang di Kukar Berlakukan Lockdown

CEGAH CORONA: Jalan utama pintu masuk Desa Semayang ditutup untuk mencegah virus corona. (Sabri/KK)
  • Pasang Portal di Gerbang Masuk Desa

TENGGARONG – Untuk mensterilkan kawasan Desa Semayang dari wabah COVID-19 atau virus corona, warga desa memasang portal di masuk ke Desa Semayang Kutai Kertanegara (Kukar) sejak Rabu (25/3). Warga dari luar daerah dilarang masuk wilayah perkampungan itu, jika pun ingin masuk harus memperlihatkan surat kesehatan dari rumah sakit atau puskesmas setempat.

Sementara warga setempat juga dilarang keluar dari desa, jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak. “Misalnya ada orang luar hanya keperluannya untuk mancing dan tidak penting, langsung kami tolak masuk ke Desa Semayang. Mohon maaf. Warga bisa masuk kalau ada surat kesehatan,” kata Kepala Desa Semayang, Robi Salam saat dihubungi Koran Kaltim, Kamis (26/3).

Antisipasi itu dilakukan, kata Robi untuk menjaga kemungkinan warga dari luar Desa Semayang terjangkit virus corona dan menularkan ke warga.

“Itu alasannya kita tutup. Karena virus corona lebih susah diperangi dari pada setan. Kalau setan cukup kita bacakan doa,” katanya.

Jalan yang diportal tersebut terletak jalan utama pintu masuk ke Desa Semayang, Kota Bangun. Ada lima orang warga yang melakukan penjagaan, agar warga tidak sembarangan masuk dan keluar di Semayang. Penjagaan sendiri dilakukan mulai pukul 07:00-22:00 WITA.

Keputusan untuk memportal jalan masuk ke Desa Semayang, kata Robi, berdasarkan saran warga yang dirapatkan bersama kepala adat, RT dan warga setempat.

Dirinya pun mengaku sudah menembuskan surat kepada Camat, Danramil, Kapolsek atas keputusan bersama untuk memportal jalan tersebut dan disambut baik. “Malahan responnya bagus, ketika kita menebuskan surat memportal jalan. Mereka bilang ini bagus, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati, “ tandasnya. (*)

Reporter: Sabri/Koran Kaltim