Headline

Demo Ricuh, Dua Mahasiswi Dilarikan ke Rumah Sakit

Salah satu mahasiswi yang pingsan, diangkut menggunakan angkot, dilarikan ke rumah sakit. (Foto : Fathu Rizqil Mufid/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Demo di depan Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rayon Tanjung Selor di Jalan Sengkawit sempat berlangsung ricuh.

Saat mahasiswa berorasi menyampaikan tuntutan pada Jumat (8/3/2018), sekitar Pukul 09.30 Wita aksi saling dorong antar petugas dengan mahasiswa tak terelakkan.

Imbas dari kericuhan yang terjadi, dua mahasiswi terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena pingsan. Para mahasiswa membawa rekannya menggunakan angkutan kota (angkot) menuju rumah sakit.

Kejadian tersebut sangat disayangkan oleh koordinator aksi, Martinus. “Kami belum menyampaikan semua tuntutan kami, bahkan baru mulai tapi sudah diwarnai aksi kekerasan oleh kepolisian,” katanya dalam orasi.

Kejadian tersebut juga sangat disayangkan oleh Ketua Komisariat Sains HMI Cabang Tarakan, Ricky Aditama Tarindo. Menurutnya tindakan oknum kepolisian dari Polres Bulungan sangat tidak terpuji.

“Kami sayangkan kejadian tersebut. Tidak mencerminkan tindakan pengayoman. Apalagi yang kena tindakan keras adalah perempuan (mahasiswi) ,” tegasnya.

Hingga pukul 10.15 Wita, aksi masih tetap dilanjutkan. Para mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kaltara yang tergabung dari HMI, PMII, GMNI, GMKI, Unikaltar dan STIE Bultar terus berorasi meminta Manajer PLN diganti. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid
Editor : Didik