Hukum Kriminal

Cekcok di THM, Lanjut Baku Pukul di Warkop

Foto: Ilustrasi/Internet
  • Enam Orang Terluka, Empat Jadi Tersangka

TARAKAN, Koran Kaltara – Bermula dari cekcok mulut dan saling ejek di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM), di Kelurahan Kampung Satu, dua kelompok pemuda terlibat saling pukul di sebuah warung kopi (warkop), sekira pukul 02.30 Wita. Akibatnya, 6 orang terluka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kanit Resum Ipda Dien F Romadhoni menuturkan, kejadian baku pukul ini terjadi Senin (5/11/2019) malam. Pertikaian antara dua kelompok ini kemudian dilerai warga sekitar.

“Dengan massa yang banyak, dari pengeroyok langsung mengambil senjata tajam (sajam) berupa gir dan celurit. Kita temukan juga serpihan botol minuman dari kaca yang ditemukan di lokasi kejadian. Menurut keterangan warga, botol ini digunakan untuk memukul kepala korban,” ujarnya, Rabu (6/11/2019).

Ipda Dien menuturkan, baru empat orang yang berhasil diamankan. Sementara, sisanya masih dalam proses pengejaran. Ia pun menolak menyebutkan inisial pelaku, sedangkan korban masih dilakukan pendataan identitas. Namun, ia mengaku sudah mengantongi identitas pelaku dan segera melakukan penangkapan.

Dugaan sementara, kata dia hanya karena cekcok, tapi tidak ada pengaruh minuman keras (miras). Ia juga memastikan saat terjadi perkelahian, semuanya dalam kondisi sadar dan tidak dalam keadaan mabuk.

“Warung kopinya di sebelah tempat karaoke, lokasi pertama mereka cekcok itu. Mereka ini sebenarnya baru pertama kali juga datang ke THM ini. Makanya, mereka tidak tahu kalau ada pengamanan. Dikira teman korban, malah disikat juga,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebenarnya setelah cekcok di dalam tempat karaoke kedua kelompok sempat dilerai dan saling memisahkan diri. Namun, saat keluar kembali ribut dan akhirnya saling pukul. Botol minuman yang dibawa juga dari dalam tempat karaoke.

“Waktu menunggu mau pulang, kan hujan lebat. Mereka ini berteduh, ternyata ketemu sama kelompok lain yang sebelumnya cekcok di dalam. Akhirnya ribut lagi,” beber perwira berpangkat balok satu ini.

Dari keenam korban, diantaranya ada yang mengalami luka di bagian kepala dan mendapatkan beberapa jahitan. Tiga orang luka berat dan sisanya luka ringan, namun masih dalam perawatan di RSUD Tarakan.

“Tampaknya yang luka berat akan bertambah lagi. Pelaku semuanya kita kenakan pasal 170 KUHP, tentang penganiayaan dan pengeroyokan,” tegasnya. (*)

Reporter : Sahida

Editor : Hariadi