Bulungan

Blangko Kosong, Pencetakan e-KTP Terkendala

KOSONG – Blanko E-KTP di Disdukcapil Bulungan kosong. saat ini masih diajukan penambahan melalui Disdukcapil Provinsi. (Foto : Nurjannah/ Koran Kaltara)
  • Sudah Usulkan ke Disdukcapil Provinsi, Berharap Segera Terpenuhi

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Stok blangko untuk pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bulungan, kembali kosong. Saat dilakukan Inspeksi Mendadak (Sidak),  saat masuk kerja perdana pasca libur dan cuti bersama Idulfitri 1440 H/2019 M, Senin (10/6/2019) terpasang tulisan di meja administrasi pelayanan, ‘blangko E-KTP kosong’. Hal ini tidak dipungkiri menjadi kendala dalam pencetakan e-KTP.

Kondisi ini kerap menjadi keluhan masyaralat yang hendak membuat e-KTP. Pasalnya warga harus menunggu waktu yang cukup lama untuk mendapatkan e-KTP yang diperlukan.

Sesuai laporan dari Disdukcapil, kata Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulungan Drs Syafril, pihak Disdukcapil sudah menyampaikan usulan pengadaan blangko melalui Disdukcapil Provinsi Kaltara.

“Pelayanan harus optimal, blangko yang tidak ada segera diusulkan. Dan itu sudah dilakukan. Karena ini melalui provinsi, maka kita juga berharap provinsi segera menanggapinya. Jangan sampai ada keluhan masyarakat lagi, apalagi kita di daerah ini yang kena imbasnya. Karena ini juga ada bagiannya provinsi untuk sama-sama bersinergi,” kata Syafril saat melakukan sidak.

Pengadaan blangko, kata dia, memang dari pusat. Namun menurutnya, Pemerintah Provinsi sebagai perpanjangan tangan dari pusat, tentunya bisa melihat kondisi di daerah. Sehingga keluhan masyarakat yang disampaikan ke kabupaten bisa diminmalisir.

“Jangan sampai mengganggu pelayanan di tingkat bawah. Kita harus bersinergi, apalagi kaitannya dengan pelayanan publik. Surati saja provinsi, jika belum direspons surati lagi,” tegas Syafril.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bulungan Abdul Wahid mengatakan meskipun melalui provinsi, tentunya terkait blangko itu provinsi juga masih perlu berkoordinasi dengan kementerian terkait di pemerintah pusat. Begitupun harus mengambil terlebih dahulu blangko yang dimaksud di Jakarta.

“Memang sempat beberapa kali kita menyurati provinsi, terkait usulan penambahan blanko. Tapi namanya dia juga perpanjangan tangan dari pusat kita juga ikuti skema yang ada saja. Kita di Kaltara memang Bulungan agak sedikit sulit,” paparnya.

Dikatakan, Disdukcapil Bulungan masih perlu banyak blanko. Usulan yang disampaikan pun mencapai puluhan ribu keping.

Sejauh ini melalui provinsi bantuan blako yang pernah diterima Bulungan hanya kisaran 2000 hingga 3000 keping saja. Terakhir sekitar April lalu, dari usulan puluhan ribu, hanya bisa terealisasi 500 keping saja. “Tapi itu memang ditentukan sama seluruh Indonesia, sekarang kita usulan lagi semoga bisa dapat lebih banyak lagi,” tambah Kabid Pendftaran Penduduk pada Disdukcapil, Kamelia. (*)

Reporter : Nurjanah
Editor : Eddy Nugroho