Kaltara

Baru Tarakan yang Menerbitkan Kartu Nikah

Foto: Ilustrasi/Internet

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Sejak tahun lalu (2018) tepatnya bulan November, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) secara resmi telah meluncurkan Kartu Nikah. Namun hingga kini untuk wilayah Kalimantan Utara (Kaltara),  baru Kota Tarakan yang sudah menerapkan.

Menanggapi hal tersebut, Kantor Kemenag Bulungan Hamzah mengatakan, di Bulungan masih sulit untuk menerapkan Kartu Nikah tersebut.

“Tarakan (itu) kota, jadi semua Kantor Urusan Agama (KUA) sudah pasti memiliki fasilitas listrik dan jaringan internet yang bagus dan mendukung,” katanya saat dikonfirmasi Koran Kaltara, Selasa (13/8/2019).

Sedangkan untuk Kabupaten Bulungan, belum semua KUA teraliri listrik dan jaringan internet yang mendukung. Alasan itulah yang menyebabkan Kabupaten Bulungan hingga kini belum bisa menerbitkan Kartu Nikah.

“Itu juga yang menjadi kendala penerapan kartu nikah di Bulungan. Jika harus diterapkan, tentu tidak semua KUA bisa menerapkan Kartu Nikah. Yang paling memungkinkan untuk diterapkan kartu nikah hanya di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tanjung Selor dan Tanjung Palas,” terangnya.

Sedangkan kecamatan lain, belum tentu bisa menerapkan Kartu Nikah dikarenakan terkendala dengan jaringan.

“Sedangkan beberapa kecamatan lainya masih sulit, karena masih ada beberapa kecamatan di wilayah hulu yang belum teraliri listrik dan jaringan. Jangankan mau menerbitkan Kartu Nikah, penerbitan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e- KTP) saja masih sulit di wilayah hulu sana,” tegasnya.

Seperti di Sekatak Buji, di sana memang ramai, tapi untuk jaringan internet masih sulit diakses.

Sebenarnya, di beberapa daerah sudah ada wacana bahwa warga yang menikah bisa langsung memiliki e-KTP yang sudah berubah status. Namun itu masih belum bisa diterapkan di Bulungan. (*)

Reporter : Ike Julianti

Editor : Hariadi