Nunukan

Banyak Potensi Desa Perlu Digali

Serfianus

NUNUKAN, Koran Kaltara – Letak Kabupaten Nunukan yang berada di perbatasan memiliki keunikan tersendiri. Sebab, dinilai mempunyai banyak potensi yang bisa digarap dan menghasilkan pendapatan bagi daerah. Salah satunya, melalui pembangunan setiap desa di Kabupaten Nunukan.

Berdasarkan data, Kabupaten Nunukan terdiri dari 19 kecamatan, 8 kelurahan, dan 232 desa, dengan jumlah penduduk 174 ribu lebih dan memiliki luas 14 ribu km persegi.

Sekertaris Daerah (Sekda) Pemda Nunukan, Serfianus mengatakan masih banyak potensi di desa-desa yang perlu digali. Sebab, setiap daerah memiliki potensi dan keunikan berbeda.

” Pemda akan mendukung pembangunan desa. Karena, kita tidak boleh melakukan pembangunan yang tidak jelas, apa arah yang kita capai. Kita harus sesuaikan dengan potensi setiap desa,” terangnya kepada Koran Kaltara, Kamis (11/7/2019).

Selain itu, kata dia, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di setiap desa bisa lebih maksimal menggarap potensi di desanya. Misal, beberapa kecamatan di Pulau Sebatik. Yakni Sebatik Tengah dan Sebatik Induk, yang memiliki potensi menjanjikan.

“Padahal kelapa ini tidak terlalu berdampak pada masyarakat. Banyak kelapa yang hanya dibiarkan jatuh dari pohon dan membusuk. Namun, jika diolah menjadi produk, maka akan menjadi penghasilan desa. Dan akhirnya bisa berkembang menjadi mandiri,” pungkasnya.

Selain kelapa, kata dia, Pulau Sebatik memiliki produksi kakao melimpah. “Ini tinggal diolah menjadi produk saja. Saya kira potensi ini jika dilakukan dengan maksimal, maka akan mendapatkan hasil yang baik,” tambahnya.

Dia mengatakan, bahwa Pemda dan Pemprov akan mendukung, selama sesuai aturan. “Belum lagi sektor pariwisata di perbatasan yang sangat banyak, apabila potensi itu digali. Karena, sektor pariwisata ini akan mengundang tamu dari luar berkunjung ke perbatasan. Begitu juga sektor perikanan dan pertanian, perlu digarap dengan baik,” ungkap dia. (*)

Reporter : Asrin

Editor : Sobirin