Ekonomi Bisnis

Bank Kaltimtara Tanjung Selor Target Pembiayaan KUR Rp28 Miliar

Aktivitas Perbankan - Bank Kaltimtara Cabang Tanjung Selor menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp28 Miliar di Tahun 2020. (Foto : Dokumen/Koran Kaltara)
  • Angka Kredit Bermasalah Nol Persen di 2019

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara Cabang Tanjung Selor, menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa mencapai angka Rp28 miliar tahun 2020. Demikian dikonfirmasi Pjs. Pemimpin Bidang Perkreditan BPD Kaltimtara Cabang Tanjung Selor, Dediek Priyosantoso, Kamis (6/2/2020).

“Jadi kalau cabang kami, targetnya sekitar Rp28 miliar. Terbagi untuk KUR mikro dan KUR kecil,” kata Dediek.

Dengan adanya penurunan suku bunga KUR dari tujuh persen menjadi enam persen, Dediek berharap agar tingkat animo pelaku UMKM bisa lebih tinggi untuk tahun ini. Adapun untuk informasi tambahan, nilai pinjaman untuk KUR mikro dimulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta. Kemudian untuk KUR kecil, dimulai dari nilai pinjaman Rp51 juta hingga Rp500 juta.(Dalam edisi 7/2/2020, terjadi kekeliruan penulisan nominal antara nilai KUR skala mikro dan kecil).

“KUR kan sudah turun suku bunganya. Dari yang lalu tujuh persen, sekarang menjadi enam persen. Dengan penurunan ini, minimal ditargetkan bisa menarik lebih banyak lagi UMKM yang melakukan pembiayaan ke kami,” ujar Dediek.

Lebih detail, Dediek optimis jika capaian realisasi hingga akhir tahun bisa dalam kategori maksimal. Hingga tahun 2020 sendiri, BPD Kaltimtara Cabang Tanjung Selor telah memiliki tiga Kantor Cabang Pembantu (Capem) yang tersebar di Tanah Kuning, Karang Agung dan Tanjung Palas.

“Dari target Rp28 miliar tadi, sudah kami bagi ke masing-masing Capem untuk lebih giat memasarkannya kepada target penerima KUR,” ujarnya.

Adapun berkaca dari capaian di tahun 2019, Dediek menyampaikan jika realisasi penyaluran mencapai 99 persen dari target sebesar Rp26 miliar. “Mangkanya dinaikkan lagi sekitar Rp2 miliar dari Kantor Pusat. Apalagi potensi perkembangan UMKM ini masih berkembang pesat. Tidak hanya di Tanjung Selor dan sekitarnya saja, di Tanjung Palas Utara bahkan realisasinya melampaui target Capem,” jabar Dediek.

Terkait dengan Non Performing Loan (NPL) atau tingkat kredit bermasalah di tahun 2019, dikatakan Dediek bahwa di BPD Kaltimtara Cabang Tanjung Selor masih nol persen. Menurutnya, kondisi ini tidak terlepas dari peran pembinaan kepada nasabah yang selalu dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga ketika nasabah mengalami kendala, dapat dibantu untuk menemukan solusi terbaiknya.

“NPL kita masih nol persen. Jadi kendala yang dihadapi dari kreditur ini keterlambatan membayar, ternyata tidak terjadi di sini. Responnya mereka cukup baik. Dari Rp26 miliar yang disalurkan, NPL nya masih nol dan akan kita terus pertahankan di tahun ini. Yakni dengan terus melakukan pembinaan kepada para nasabah,” tutup Dediek.(*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Rifat Munisa