Headline

Asisten II: Mengkaji dan Disesuaikan dengan Regulasi yang Ada

Foto: Ilustrasi/Internet

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara TerhadapDua rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD Kaltara, Pemprov melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Syaiful Herman mengaku setuju. Bahkan, Pemprov menyambut baik rancangan itu untuk dibahas lebih lanjut.

Diketahui, dua inisiatif dewan itu, yakni Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil, serta Raperda tentang Pengelolaan Pertambangan, Mineral dan Batu Bara. “Kami menerima untuk dapat segera dilanjutkan ke tahap berikutnya dengan cara mengkaji dan disesuaikan dengan regulasi yang ada, sehingga nanti tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi,” kata Syaiful Herman, (27/1/2020).

Diterangkan, Raperda  tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil sangat diperlukan dalam mewujudkan industri kreatif, koperasi dan usaha kecil. Yakni, memiliki peran penting dengan kedudukan dalam menopang ketahanan ekonomi kerakyatan.

“Juga sebagai wahana menciptakan lapangan kerja warga masyarakat Kaltara, khususnya dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Sedangkan Raperda tentang Pengelolaan Pertambangan, Mineral dan Batu Bara, Syaiful menjelaskan, pemerintah memandang regulasi ini sekaligus sebagai jaminan kesinambungan kekayaan alam. Khususnya kekayaan alam yang tak terbarukan seperti mineral dan batu bara.

“Diperlukan pengaturan dalam pengelolaannya secara optimal dan bijaksana sehingga Pemprov Kaltara menyambut baik atas inisiatif dari DPRD Kaltara ini,” sebutnya.

Sementara itu, ia berharap dengan adanya penyusunan dua raperda ini, ke depannya dapat memberikan payung hukum bagi daerah. Yaitu sebagai tindak lanjut dari undang-undang yang di atasnya.  “Semoga tahapan dari raperda ini dapat dilanjutkan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutupnya. (*)

Reporter : Fathu Rizqil Mufid

Editor : Nurul Lamunsari