Malinau

21 Atlet Panahan Malinau Berlaga di Tarakan

Sebanyak 21 atlet panahan Perpani Malinau bersiap-siap berangkat ke Kota Tarakan mengikuti Kejuaraan Panahan Walikota Tarakan Open Archery 2020. (foto: Sulaiman/Koran Kaltara)

MALINAU, Koran Kaltara – Sebanyak 21 atlet panahan dari Perpani Malinau mengikuti Kejuaraan Panahan Walikota Tarakan Open Archery 2020. Kejuaran itu mulai digelar Jumat (21/2/2020) hingga Minggu (23/2/2020). Para Atlet menargetkan medali dari seluruh kategori yang dipertandingkan di Tarakan.

“Hari ini (kemarin,red), kita sudah berada di Tarakan mengikuti Kejuaraan Panahan Walikota Tarakan Open Archery di Stadion Datu Adil,” ujar Ketua Rombongan Atlet Panahan Malinau, Helmi kepada Koran Kaltara, Jumat (21/2/2020) siang.

Dia mengungkapkan, atlet panahan Malinau telah siap mengikuti kejuaraan. Karena, mereka sudah melakukan latihan. “Mulai mental, fisik dan kesiapan bertanding sudah cukup baik. Kami targetkan akan mengumpulkan sebanyak-banyaknya medali di kejuaran ini,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, atlet panahan Malinau akan mengikuti 5 kategori pertandingan. Yakni, barebow junior 5 meter, standarbow usia 11 (10 meter), standarbow usia 13 (20 meter), barebow umum 20 meter dan barebow master 40 meter.

“Kami optimis bisa membawa medali dari kategori yang dipertandingkan. Meski Perpani Malinau masih seumur jagung. Tetapi, setiap even atau kejuaran menjadi perhatian serius bagi kontingen lainnya. Karena, para atlet kita selalu ada naik podium membawa medali,” jelasnya.

Selain target medali, kata dia, kejuaraan ini sekaligus melatih mental para atlet. Khususnya, para atlet yang baru bergabung di Perpani Malinau.

“Karena yang mengikuti Kejuaraan Walikota Open ini, ada beberapa atlet baru pertama kali ikut di luar daerah, seperti di Tarakan ini,” ujarnya.

Dia meminta dukungan masyarakat Malinau, agar para atlet yang mengikuti Kejuaraan Panahan di Tarakan dapat meningkatkan prestasinya.

“Kami minta dukungan dan doanya agar membawa harum nama Malinau,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sulaiman

Editor: Sobirin