Tana Tidung

2020, Pembangunan Jalan Poros Kecamatan Dilanjutkan

Jalan poros. (Foto: Dokumen/Koran Kaltara)

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan tetap fokus dan konsisten terhadap berbagai pembangunan infrastruktur yang menyangkut kebutuhan mendasar masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) di Tahun 2020 ini, mulai pembangunan jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan total akan dilaksanakan, kendati begitu berbagai persoalan jalan di pedesaan masih tetap menjadi kebutuhan yang harus diprioritaskan oleh pemerintah.

Salah satunya, jalan yang menghubungkan Desa Seputuk ke Desa Kapuak dan Desa Rian di Kecamatan Muruk Rian dan jalan dari Desa Tanah Merah ke Desa Sambungan menuju ke Desa Tengku Dacing di Kecamatan Tana Lia, tak terkecuali desa lainnya yang hampir ada di Kecamatan Sesayap, Kecamatan Sesayap Hilir, juga Kecamatan Betayau.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Arif Nur Rahman belum lama ini, pemerintah melalui pihaknya akan fokus pada akses jalan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, Tahun 2020 ini pihaknya bakal mengerjakan pembangunan jalan poros penghubung 4 kecamatan dari Kecamatan Sesayap, Kecamatan Muruk Rian dan Kecamatan Betayau menuju Kecamatan Sesayap Hilir.

Salah satu bagian jalan poros penghubung yaitu jalan Seputuk – Kapuak – Rian tersebut, jalan dari Desa Tanah Merah – Sambungan – Tengku Dacing sudah dilakukan penimbunan jalan dan dilakukan perawatan pada Tahun 2019 lalu serta jalan yang menghubungkan kawasan darat ke pesisir di Desa Bebatu Supa yang kesemuanya dilakukan setelah proses lelang rampung dilakukan.

“Tetap akan fokus pada akses jalan tapi semuanya dilakukan berproses, tidak bisa semuanya sekaligus mengingat minimnya anggaran, walau kita memahami benar jalan-jalan pedesaan pun tetap menjadi kebutuhan mendesak di masyarakat, kita tetap fokus dan konsisten mengerjakan akses jalan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar dia.

Menurut data DPU, pengerjaan jalan yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Muruk Rian tersebut akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 4,8 Milyar lebih dan jalan ini dipastikan mulus teraspal dan jalan tembus dari darat ke pesisir dianggarkan senilai Rp 16,9 Milyar. (*)

Reporter: Hanifah

Editor: Nurul Lamunsari