Politik

12 Calon Anggota Bawaslu akan Ikut Tes Kesehatan di RS Bhayangkara

Hj. Suriana
  • Tanggapan Masyarakat akan Diklarifikasi saat Wawancara

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Proses seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kaltara terus berlanjut. Diketahui tiga dari lima pimpinan Bawaslu Kaltara akan berakhir masa jabatannya pada Mei 2020 mendatang. Sejauh ini, seleksi sudah memasuki tahapan tanggapan masyarakat.

Berdasarkan tahapan, sebanyak 29 peserta mengikuti seleksi tertulis dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan tes psikologi yang bekerja sama dengan Polda Kaltara. Kemudian, dari hasil tersebut, pada Jumat (7/2/2020), Tim Seleksi (timsel) Bawaslu melakukan pleno untuk menetapkan 12 nama yang lolos ke tahap berikutnya.

Kemudian, dari 12 orang yang dinyatakan lulus pada tes CAT dan psikologi akan dilakukan seleksi wawancara pada 14-15 Februari. Selain itu, seleksi tersebut dirangkaikan dengan tes kesehatan satu hari sebelumnya.

“Jadi untuk tanggapan masyarakat yang sementara kita buka sampai pada 14 Februari nanti, tentu diklarifikasi saat wawancara. Itu berdasarkan pedoman yang ada di kami (timsel),” kata Sekretaris Timsel Bawaslu Hj. Suriana.

Adapun untuk tes kesehatan, belasan peserta akan menjalaninya di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Kaltara. Selain itu, para calon penyelenggara pengawas ini diwajibkan membuat karya ilmiah atau makalah yang harus dikumpulkan saat tes kesehatan.

“Jadi kita sampaikan peserta membuat makalah sebanyak 6 rangkap dikumpulkan saat tes kesehatan yang dilakukan terlebih dahulu sebelum wawancara,” sebutnya.

Karya ilmiah yang akan dipresentasikan oleh peserta, lanjutnya,  bertujuan melihat kesiapan peserta. Terlebih, Timsel Bawaslu Kaltara periode 2020-2025 mencari sosok komisioner Bawaslu Kaltara yang inovatif dan visioner.

“Kita lihat pada karya ilmiah yang dibuat. Masing-masing wajib buat. Ibaratnya, timsel bisa melihat yang benar-benar siap,” lanjutnya.

Senada disampaikan anggota Timsel Bawaslu Kaltara, Ahmad Muthohar, bahwa, pada tahap tes wawancara beberapa poin yang akan diujikan kepada peserta. Di antaranya, strategi pengawasan, sistem hukum politik, peraturan perundang-undangan terkait pemilu.

Kemudian, integritas diri, komitmen dan motivasi, kemampuan komunikasi dan kerja sama, kualitas kepemimpinan hingga kemampuan keorganisasian serta pengetahuan muatan lokal. Selanjutnya, klarifikasi dan hasil tanggapan masyarakat.

Sementara itu, setelah melalui tes kesehatan dan wawancara dari 12 peserta akan berkurang menjadi 6 peserta. Enam orang tersebut kemudian akan diserahkan ke pusat untuk ditetapkan tiga orang yang mengisi jabatan di Bawaslu Kaltara. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid

Editor: Didik Eri Sukianto